Connect With Us

Kekerasan terhadap Bocah di Tangsel Terjadi Lagi, Diduga Pelakunya Empat Orang

Rahmat Hidayat | Selasa, 17 Mei 2022 | 20:33

Ilustrasi kekerasan terhadap anak di bawah umur. (@TangerangNews / MI)

TANGERANGNEWS.com–Kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kali ini seorang anak berinisial I, 16, di wilayah Kecamatan Serpong mengalami kekerasan hingga mengakibatkan luka-luka pada tubuhnya di beberapa bagian.

Menurut keluarga korban, sebelumnya korban pamit dari rumah untuk bermain dengan teman-temannya, akan tetapi bocah tersebut tidak kunjung pulang hingga menjelang subuh.

"Si korban pamit main sampai tengah malam nggak pulang-pulang, orang tuanya menunggu sampai tengah malam tapi nggak pulang-pulang, ditelpon juga nggak diangkat, pas ditelpon pakai nomor bibinya baru diangkat dan bilang mau pulang," kata seorang dari keluarga korban kepada wartawan, Selasa 17 Mei 2022.

Kemudian pada pukul 03.00 WIB korban pulang, namun ketika ditanya hanya diam terus dan melamun hingga akhirnya tertidur. Ketika subuh kebetulan Ibu korban mengecek ponsel korban. “Itu di situ ada video penganiayaannya dilakukan empat orang. Langsung diusut dan dicari dan ada anak yang hafal posisi video itu ada di rumah tetangga," ujarnya.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangsel Tri Purwanto mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah terhadap kasus tersebut. Saat ini, kata dia, P2TP2A akan memberikan pelayanan konseling dan pendampingan terhadap kasus yang menimpa I.

"Kami sudah melakukan penjangkauan, menggali informasi dari pihak keluarga dan ketua lingkungan. Belum bisa disimpulkan, nanti perkembangannya pasti kita infokan,” kata Tri.

Tri memastikan pihaknya akan terus mengawal kasus ini. “Nanti akan ada konseling dan bantuan psikologi bagi korban," tambah Tri.

Sementara itu, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangsel Iptu Siswanto mengatakan, kasus yang menimpa I belum dapat dikatakan perbuatan bullying.

Saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

"Laporan sudah masuk. Sementara masih lidik, jadi nanti diinfokan kembali," tutur Siswanto.

HIBURAN
PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24

PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill