Connect With Us

Berawal dari Kegemaran Makan Bebek, Seorang ASN di Tangsel Sukses Bisnis Kuliner

Rahmat Hidayat | Sabtu, 21 Mei 2022 | 16:41

Rizqiah dan suaminya menekuni bisnis kuliner spesialis menu bebek di Tangerang. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Rizqiah saat ini tengah menekuni bisnis kuliner.

Rizqi sapaan akrabnya, pemilik bisnis kuliner bernama 'Istana Bebek' menekuni usahanya itu berawal dari suaminya Robin, 51, yang memiliki hobi memasak masakan bebek.

Ia menceritakan Istana bebek ini bermula dari kegemaran keluarganya makan bebek. Menu masakan bebek yang dulu biasa disantap bukan yang beli di luar, namun dibuat oleh Robin.

“Bapak tuh kalau hari Minggu suka masak bebek, kalau Lebaran kebetulan keluarga besar kan kumpulnya di sini, karena kita anak tertua dan lauk favoritnya itu bebek dan semua keluarga juga pada suka masakannya,” ungkap Rizqi.

Kemudian dari situ lah awalnya Rizqi dan sang suami memberanikan diri mendirikan Istana Bebek. “Coba jualan aja,'' ucap Rizqi saat ditemui TangerangNews di kediamannya, di Puri Bintaro Hijau, Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang, Sabtu 21 Mei 2022.

Rizqi mengaku sebelum memulai bisnisnya tersebut, sang suami mengikuti kelas memasak untuk mendalami resep masakan berbahan dasar bebek.

''Ternyata, setelah dicoba resep dari hasil belajar, enggak ada yang kami pakai, malah resep Ibu saya lah yang lebih joss rasanya, di situlah saya mulai bisnis kuliner ini,” tutur Rizqi yang baru satu tahun menekuni bisnis ini.

Menurut Rizqi, masakan bebek miliknya memiliki bumbu khusus yang menjadikan masakannya berbeda dengan masakan bebek yang lain. Kata Rizqi, banyak warga yang mengakui masakan bebek miliknya tidak bau dan tidak alot alias keras.

"Ya, kalau yang sudah pesan ke saya itu selalu bilang bebek dan paru masakan saya dan suami itu nggak bau dan alot. Tentunya itu semua bagaimana cara memasak dan bumbu rahasia turunan ibu saya," bebernya.

Saat ini, tutur Rizqi, dirinya baru dapat melayani pemesanan online. Ia juga mengaku belum dapat membuka kios atau warung karena keterbatasan tenaga.

''Karena nggak ada yang bantuin sementara ini, jadi kita belum buka kios. Kalau yang mau pesan, bervariasi," ujarnya.

Selain pemesanan melalui aplikasi online, Istana Bebek juga bisa bisa dipesan lewat WhatsApp.

Dirinya menyebutkan penjualan dalam waktu sebulan bisa menghabiskan 50 ekor bebek jika sedang ramai.

KAB. TANGERANG
Belum Padam, 192 Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Tinggal di Pengungsian

Belum Padam, 192 Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Tinggal di Pengungsian

Selasa, 7 Juli 2026 | 14:06

Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang sudah berlangsung selama delapan hari masih belum padam.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

TEKNO
Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Selasa, 7 Juli 2026 | 11:09

PT Coway International Indonesia resmi memperkenalkan Slim Stand, produk pemurni air standing terbaru, dalam debutnya di ajang IndoBuildTech (IBT) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill