Connect With Us

Eutik Suarta Diganti dari Penjabat Wali Kota Tangsel

| Selasa, 18 Januari 2011 | 19:30

Eutik Suharta Wali Kota Tangsel (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS-Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Eutik Suarta yang masa jabatanya berakhir Selasa (18/1) . Dia  akan digantikan oleh Asisten Daerah II Pemprov Banten Hidayat Jauhari. Namun demikian, Pemprov Banten masih menunggu Surat Keputusan (SK) pengangkatan Penjabat Wali Kota Tangsel tersebut dari Menteri Dalam Negeri.
 
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Muhadi mengatakan, Hidayat Jauhari telah dipastikan akan menggantikan posisi Eutik menjadi Penjabat Walikota Tangsel. Karena dari hasil koordinasi Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dengan Mendagri, Hidayat Jauhari yang telah ditunjuk menjadi Penjabat Walikota Tangsel dari tiga nama yang diusulkan Pemprov Banten. “Hidayat yang akan menggantikan posisi pak Eutik, namun untuk SK-nya kini sedang dalam proses di kementerian,” kata Muhadi, hari ini.
 
Muhadi juga mengatakan, dengan belum keluarnya SK dari Mendagri tersebut, Gubernur Banten telah mengeluarkan SK yang isinya perintah kepada Sekda Kota Tangsel, Dudung E Diredja untuk menjalankan tugas harian Penjabat Wali Kota Tangsel. “Sekda Tangsel akan menjalankan tugas harian Penjabat Wali Kota Tangsel hingga adanya pelantikan penjabat Wali Kota Tangsel yang baru,” ujar Muhadi.
 
Menurut Muhadi, SK dari gubernur tersebut cukup kuat bagi Sekda Tangsel untuk menjalankan roda pemerintah di Kota Tangerang Selatan sementara. “Yang saat ini kita pikirkan bagaimana pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan,” katanya.
 
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Banten mengusulkan tiga nama untuk ditetapkan sebagai penjabat wali kota Tangerang Selatan oleh Mendagri. Yakni, Asisten Daerah II Pemprov Banten Hidayat Jauhari, Kepala Biro Hukum Pemprov Banten Anwar Mas’ud, dan Kepala Badan Diklat Provinsi Banten Opar Sohari.
 
Dihubungi terpisah, Hidayat Jauhari menyatakan dirinya sebagai bawahan harus siap menjalankan tugasnya jika diperintahkan pimpinan. Namun dia belum bisa mengatakan lebih jauh, karena belum menerima SK. “Saya tidak bisa mengatakan lebih jauh soal ini, nanti saja jika waktunya sdah tepat,” kata Hidayat Jauhari.
 
Menurut dia, walau pun dirinya pernah dua kali menjadi penjabat kepala daerah, yaitu di Kabupaten Lebak dan Kota Cilegon, namun dirinya mengaku harus tetep bisa mencermati berbagai hal sesuai dengan karakter dan kultur masyarakat didaerah yang akan dipimpinnya. (DIRA DERBY)

WISATA
Promo Bulan Mei, Howard Johnson Tangerang Tawarkan Paket 'May Escape' dan Kuliner Autentik

Promo Bulan Mei, Howard Johnson Tangerang Tawarkan Paket 'May Escape' dan Kuliner Autentik

Kamis, 7 Mei 2026 | 22:17

Menghabiskan waktu liburan tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh. Sepanjang bulan Mei 2026, Howard Johnson By Wyndham Tangerang menghadirkan pengalaman “One Stop Vacation”, sebuah konsep liburan terpadu yang memadukan kenyamanan menginap

KAB. TANGERANG
Polisi Perketat Penjagaan Pasca Pencurian Kabel KRL di Stasiun Daru Tangerang

Polisi Perketat Penjagaan Pasca Pencurian Kabel KRL di Stasiun Daru Tangerang

Jumat, 8 Mei 2026 | 23:51

Petugas kepolisian berencana melakukan pengetatan penjagaan di Stasiun Daru, Kabupaten Tangerang pasca kasus pencurian kabel counting head, pada Jumat 8 Mei 2026.

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill