Connect With Us

Sukses Raup Omzet Jutaan Rupiah per Hari, Pejabat Kerap Santap Menu Saung Cere

Rahmat Hidayat | Sabtu, 28 Mei 2022 | 22:41

Rumah makan Saung Cere yang berlokasi di pinggir Kali Cisadane Kampung Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Saung Cere, rumah makan sederhana yang laris di Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tak disangka berhasil mendulang omzet hingga Rp10 juta per hari hanya dengan menu khas ikan cere.

Tini, 57, pemilik rumah makan Saung Cere mengungkapkan, di hari biasa Senin sampai Jumat, dapat menghasilkan keuntungan mencapai Rp2 sampai Rp3 juta per hari. ''Alhamdulillah, kalau hari biasa mah, sedikitnya bisa sampai Rp2 atau Rp3 juta per harinya,'' ucapnya saat dikunjungi, Sabtu, 28 Mei 2022.

Namun berbeda dengan hari libur, penghasilannya bisa sampai menembus angka Rp10 juta per harinya. Penghasilannya per bulan dapat menyentuh angka Rp50 juta.

''Kalau hari libur seperti hari Sabtu, Minggu dan hari libur kayak tanggal merah Alhamdulillah bisa sampai Rp10 juta per harinya,'' ujar Tini.

Meski rumah makannya amat sederhana yang terletak di pinggir Kali Cisadane Kampung Keranggan, Kecamatan Setu, namun Tini memiliki 25 orang pegawai. Hebatnya, masing-masing pegawai diberikan upah Rp100 ribu per orang pada hari biasa dan 150 ribu per orang pada hari libur.

Tini pun turut senang lantaran usahanya itu dapat mempekerjakan banyak warga kampungnya tersebut, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Keuntungan dari usaha kuliner Saung Cere tak hanya dirasakan oleh Tini sendiri, melainkan dapat membantu meringankan perekonomian masyarakat sekitar.

''Alhamdulillah, walaupun warung dengan kondisi yang ala kadarnya, tapi saya bisa menarik pegawai dari masyarakat di sini, bisa membantu ekonomi mereka, walaupun nggak seberapa,'' tutur Tini.

Rumah makan Saung Cere ini  sudah berdiri sejak 1990-an, dengan bangunan sederhana berupa saung gubuk. Dulunya, sebelum sukses seperti sekarang, Tini harus berjuang melalui masa-masa yang berat dan sulit.

''Saya mulai jualan tidak langsung bikin Saung Cere, tapi berkeliling kampung jalan kaki. Terus di lokasi Saung Cere ini, dulunya bekas galian tambang pasir dan saya disuruh jualan makanan di situ, buat orang yang kuli di situ,” ungkapnya.

Tini menceritakan, Saung Cere mulai ramai ketika wilayah Tangerang Selatan pisah dengan Kabupaten Tangerang, yaitu sekitar tahun 2010 atau 2011. Dirinya pun tidak menyangka Saung Cere kian hari semakin ramai seperti sekarang karena posisi Saung Cere  jauh dari jalan raya dan hampir tidak diketahui keberadaannya.

Pihaknya pun tidak pernah memasang papan petunjuk dan semacamnya. Akan tetapi setiap pengunjung yang datang sering mempromosikan Saung Cerenya, dari mulut ke mulut.

Saung Cere tidak hanya dikunjungi oleh warga biasa, tapi para pejabat daerah seperti Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie kerap berkunjung untuk makan di tempat tersebut. Bahkan Benyamin sudah menjadi langganannya sejak dulu.

“Wali Kota Bang Ben (Benyamin Davnie) sudah kayak saudara sendiri saja, dari pas zamannya dia masih jadi Wakil Wali Kota sering ke sini,” ungkap Tini.

Tak hanya Benyamin, Airin Rachmi Diany juga sering makan di Saung cere saat masih menjabat sebagai Wali Kota Tangsel. “Bu Airin juga dulu makan di sini, juga memesan makan di sini buat di kantornya,'' ujar Tini.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

HIBURAN
Rasakan Sensasi Petualangan Antariksa di Mal Ciputra Tangerang

Rasakan Sensasi Petualangan Antariksa di Mal Ciputra Tangerang

Selasa, 15 September 2026 | 11:35

Ingin mengajak buah hati merasakan pengalaman seru menjelajahi luar angkasa tanpa harus meninggalkan bumi? Mal Ciputra Tangerang menghadirkan acara menarik bertajuk ASTROBOTS ADVENTURE yang berlangsung mulai 12 September hingga 11 Oktober 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill