Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Murid di SMAN 3 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terpaksa harus melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) 100 persen dari sebelumnya pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen. Hal itu karena sebanyak 23 siswa dan satu guru kedapatan reaktif Covid-19.
Berawal dari adanya laporan orang tua siswa yang mengabarkan sekolah kalau anaknya terkonfirmasi positif Covid -19, pada akhir pekan lalu.
Kemudian pihak sekolah melakukan testing dan tracing terhadap 90 siswa di sekolah. Hasilnya, ada 23 siswa reaktif Covid-19.
"Atas temuan itu, sekolah menerapkan PJJ penuh 100 persen, sejak Sabtu 30 Juli hingga Rabu 3 Agustus, kemarin. Mulai hari ini kami PTM 50 persen lagi," kata Wakil Kepala SMAN3 Bidang Kesiswaan Liman, Kamis 4 Agustus 2022.
Untuk penanganan di sekolah, sejak ada laporan orang tua, pihaknya mensterilisasi seluruh ruang belajar dan area sekolah dengan disinfektan.
Liman mengaku, jika pada akhir pekan ini perkembangan siswa reaktif telah membaik. PTM akan kembali diberlakukan 100 persen seperti sebelumnya.
"Kira - kira PTM full 100 persen akan Senin besok, mengikuti perkembangan selanjutnya dari para siswa dan orang tua siswa," katanya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum
Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews