Connect With Us

PJJ Diterapkan di SMAN 3 Kota Tangsel Gegara Puluhan Muridnya Reaktif Covid-19

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:00

Ilustrasi Covid-19. (@TangerangNews / Freepik)

TANGERANGNEWS.com-Murid di SMAN 3 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terpaksa harus melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) 100 persen dari sebelumnya pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen. Hal itu karena sebanyak 23 siswa dan satu guru kedapatan reaktif Covid-19.

Berawal dari adanya laporan orang tua siswa yang mengabarkan sekolah kalau anaknya terkonfirmasi positif Covid -19, pada akhir pekan lalu.

Kemudian pihak sekolah melakukan testing dan tracing terhadap 90 siswa di sekolah. Hasilnya, ada 23 siswa reaktif Covid-19.

"Atas temuan itu, sekolah menerapkan PJJ penuh 100 persen, sejak Sabtu 30 Juli hingga Rabu 3 Agustus, kemarin. Mulai hari ini kami PTM 50 persen lagi," kata Wakil Kepala SMAN3 Bidang Kesiswaan Liman, Kamis 4 Agustus 2022.

Untuk penanganan di sekolah, sejak ada laporan orang tua, pihaknya mensterilisasi seluruh ruang belajar dan area sekolah dengan disinfektan.

Liman mengaku, jika pada akhir pekan ini perkembangan siswa reaktif telah membaik. PTM akan kembali diberlakukan 100 persen seperti sebelumnya. 

"Kira - kira PTM full 100 persen akan Senin besok, mengikuti perkembangan selanjutnya dari para siswa dan orang tua siswa," katanya.

NASIONAL
Polda Metro Jaya Sebut Bahar bin Smith Tidak Ditahan karena Harus Rawat Jalan Pasca Kecelakaan

Polda Metro Jaya Sebut Bahar bin Smith Tidak Ditahan karena Harus Rawat Jalan Pasca Kecelakaan

Senin, 16 Februari 2026 | 15:50

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan di balik penangguhan penahanan Habib Bahar bin Smith, tersangka kasus penganiayaan anggota Banser di Tangerang.

KOTA TANGERANG
Sachrudin Ajak Warga Persiapkan Mudik Lebaran Sejak Dini

Sachrudin Ajak Warga Persiapkan Mudik Lebaran Sejak Dini

Senin, 16 Februari 2026 | 19:28

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik sejak jauh hari.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill