Connect With Us

12 Titik Lokasi di Tangsel Banjir dan Longsor Termasuk Tol Bintaro

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 23 September 2022 | 23:24

Banjir di ruas tol Bintaro-Serpong, Jumat, 23 September 2022 malam. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat 12 titik lokasi banjir, genangan, dan longsor terjadi di sejumlah kawasan pemukiman dan ruas jalan protokol di Tangsel, Jumat, 23 September 2022 malam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tangsel, M. Faridzal Gumai mengatakan, peristiwa tersebut disebabkan adanya intensitas hujan tinggi di Tangsel. 

"Titik banjir dan genangan ada 12 titik di kawasan perumahan dan ruas-ruas jalan termasuk tol Kunciran-BSD," jelasnya.

Untuk titik longsor di Tangsel, kata Gumai, terdata di perumahan Amarapura, Kelurahan Kademangan. Dengan kerusakan pada bagian dinding turap yang tergerus tanah longsor. 

"Sementara titik banjir merata di seluruh wilayah kecamatan, di Pondok Aren, Setu, Serpong, Ciputat, Pamulang dan Kecamatan Serpong Utara" katanya. 

Untuk titik banjir dan genangan yang terjadi sejak sore hingga malam ini, beberapa lokasi mulai menunjukkan surutnya ketinggian air. 

"Yang masih tinggi di Perumahan Pamulang Asri dan Pondok Maharta, dengan ketinggian air masih diatas 50 cm," jelasnya.

Sementara, berdasarkan cuitan akun Twitter resmi pengelola tol Bintaro-Serpong PT BSD, menyebutkan, ruas jalan tol menuju Bintaro dan dari arah Jakarta dan sebaliknya belum juga bisa dilalui kendaraan. 

"Info terkini pukul 22.22 WIB lalin ruas tol Pondok Aren -Serpong terjadi genangan di KM08 untuk kedua arah belum bisa dilalui, agar gunakan jalur alternatif lain," tulis akun Twitter @infotolbsd.

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill