Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Sekelompok pemuda berkonvoi sambil menenteng senjata tajam (sajam) di kawasan Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).
Pihak kepolisian pun turun tangan menyelidiki kelompok pemuda mengerikan lantaran menenteng sajam tersebut.
Kapolres Metro Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu memastikan pihak kepolisian saat ini berpatroli di sekitar lokasi.
"Kita ada di lapangan, antisipasi hal itu," kata Sarly Sollu, Jumat, 30 September 2022.
Adapun dalam video yang beredar viral di media sosial, tampak puluhan anak muda berjalan di tengah jalan.
Mereka menenteng sajam sambil diayun-ayunkan.
Terdengar dalam video itu mereka juga bernyanyi sambil mengangkat-angkat senjata.
Kendaraan yang melintas pun terganggu dengan aktivitas para pemuda tersebut.
Kemudian, berdasarkan narasi pada video yang beredar disebutkan ada warga yang sempat menjadi korban dari konvoi pemuda bersajam ini.
Menurut Kapolres, pihaknya belum menemukan kelompok bersenjata pemuda tajam itu.
Dia menyebut pihaknya masih mencari keberadaan sekelompok pemuda itu.
"Tapi belum ada penampakan kelompok tersebut," jelasnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPersita Tangerang menghadapi laga krusial saat menjamu Bali United pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kamis, 23 April 2026, pukul 15.30 WIB.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews