Connect With Us

Anggota Marinir Tewas Saat Terjun Payung di Pamulang

| Senin, 20 Juni 2011 | 17:55

| Dibaca : 70233

TKP anggota Marinir yang terjatuh hingga tewas saat melakukan latihan terjun payung. (tangerangnews / dira)

TANGSEL-Seorang anggota Marinir  Serka Wahyu Dilianto tewas saat berlatih terjun payung di Perumahan Griya Mulya Tama Blok A5/8 RT 01/12 , Pondok Cabe Ilir, Pamulang , Kota Tangerang Selatan. Diduga parasut yang digunakan tidak mengembang sehingga anggota TNI AL itu tewas.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh, Nursiyah,28, seorang pembantu rumah tangga di rumah tersebut. Dirinya yang sedang mengepel teras rumah mendengar suara sesuatu jatuh di atap garasi rumah  majikannya. Setelah dicari sumber suara, dia pun menemukan seorang penerjun terjatuh dan tewas seketika  dengan luka parah. Nursiyah lalu mencari asal muasal suara tersebut.
 
Dirinya terkejut setelah mengatahui  ada seorang pria yang jatuh ke kavling yang kosong di samping rumah sang majikan setelah terpental dari atap garasi."Dia terpental keras ke samping rumah ini. Setelah sempat mendarat terjun bebas ke atap garasi rumah,” ujar Nursiyah, hari ini.

 Setelah diperhatikan seksama, Nursiyah mengaku, sempat melihat korban yang mengenakan baju serba hitam dan celana hitam serta mengenakan sepatu putih itu terluka parah. "Saya lihat lehernya berdarah, paha robek terbelah dua, dan sudah meninggal," ujar Nursiyah.

Saksi mata lainnya, Asmat menceritakan penerjun payung tersebut payungnya tidak terbuka secara normal. Saat itu, Asmat sedang berada di lantai dua rumah majikannya.  "Payungnya tidak mengembang. Saat kejadian, perumahan sedang sepi, hanya ada saya dan Nursiyah," kata Asmat yang bekerja sebagai tukang kebun itu. Pelaku menurut Asmat meninggal di lokasi kejadian.

Itu dibenarkan oleh Kapolsek Pamulang, Kompol Zulkiefli Muridu. Dia mengatakan, jenazah belakangan diketahui adalah anggota marinir bernama Serka Wahyu Dilianto . Sekitar 15 menit di lokasi, pihaknya langsung membawa korban ke RS Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.  Diduga korban tewas dengan ketinggian 80-100 kaki. Sedangkan lokasi tempat korban terjatuh sudah dipasangi garis polisi.  
Peristiwa jatuhnya korban, terjadi sekitar pukul 09.45 WIB.  "Memang luka-lukanya cukup parah dan korban langsung dibawa ke RS Cilandak," katanya. (DRA)
MANCANEGARA
5 Hotel Paling Seram Sedunia, Bagaimana Wujudnya?

5 Hotel Paling Seram Sedunia, Bagaimana Wujudnya?

Kamis, 14 Juli 2016 | 20:10

Dilansir dari Wonderslist, berikut 5 hotel paling seram tersebut.

BANTEN
Mantan Gubernur Banten Atut Tak Dapat Remisi

Mantan Gubernur Banten Atut Tak Dapat Remisi

Jumat, 8 Juli 2016 | 18:00

TANGERANGNews.com-Kepala Lapas Wanita Tangerang, Murbihastuti menjelaskan, pada lebaran tahun ini mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah tidak mendapatkan remisi pada tahun ini lantaran masih bermasalah dengan hukum.

KOTA TANGERANG
Warga Rebutan Piala Adipura Milik Kota Tangerang

Warga Rebutan Piala Adipura Milik Kota Tangerang

Minggu, 24 Juli 2016 | 18:24

TANGERANGNews.com-Ratusan warga berebut ingin memegang Piala Adipura yang kembali diraih oleh kota bermotto Akhlakul Karimah tersebut saat arak-arakan di Jalan Protokol, Sabtu (23/7/2016) kemarin.

OPINI
Lakukan 5 Hal Ini dapat Mengurangi Resiko Stroke di Usia Muda

Lakukan 5 Hal Ini dapat Mengurangi Resiko Stroke di Usia Muda

Selasa, 12 Juli 2016 | 08:51

Dengan mempelajari gaya hidup sehat dapat membantu kita untuk mengurangi terkena risiko stroke hingga 90 persen. Berikut lima cara yang bisa dilakukan.

"Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir."

W.A. Nance