Connect With Us

Mahasiswa Segel Kantor Dinas Pendidikan Tangsel

| Kamis, 30 Juni 2011 | 18:28

| Dibaca : 34987

Mahasiswa demo KPU Tangsel (tangerangnews / dira)

 
TANGSEL - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Pamulang, menyegel kantor dinas pendidikan Tangerang Selatan, Banten, terkait dugaan korupsi sebesar Rp 286 juta.

"Dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan, kasus korupsi yang terjadi pada dinas pendidikan agar dapat diungkap dan pelakunya dihukum," kata Koordinator aksi HMI Pamulang, Suhendar saat melakukaan orasi di depan kantor Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, hari ini.

 Dikatakan Suhendar, dugaan korupsi yang terjadi pada Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, terjadi pada pembangunan beberapa sekolah. Seperti kelebihan pembayaran enam pekerjaan ruang sekolah dasar, empat pekerjaan tambahan ruang kelas sekolah dasar, tiga pembangunan sekolah dasar dan satu pekerjaan tambahan ruang kelas SMP.

 Selain itu, ada juga penyimpangan dana untuk pembayaran keterlambatan pekerjaan pembangunan sekolah dasar dan sekolah menengah atas. "Total dari temuan BPK atas penyimpangan anggaran terhadap beberapa pekerjaan pembangunan sekolah, sebesar 286 juta lebih," katanya.

 Tak hanya itu, Suhendar juga mengungkapkan bila masih adanya pengambilan dana sumbangan bagi siswa sekolah dasar. "Wali kota sudah mencabut perwal tentang pungutan sumbangan bagi siswa sekolah dasar, tetapi kepala sekolah masih ada yang melakukannya dengan dana sumbangan lainnya," katanya.
     Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Dedi Rafidi menuturkan, dugaan korupsi yang disampaikan mahasiswa melalui selebaran, akan dilakukan tindak lanjut. "Kami akan tindak lanjuti mengenai kebenaran surat tersebut, apalagi data tersebut dikatakan berasal dari BPK," katanya menjelaskan.(VAN/DRA)
NASIONAL
Jangan Jadikan DKI Jakarta Uji Coba Politik Dinasti

Jangan Jadikan DKI Jakarta Uji Coba Politik Dinasti

Senin, 9 Januari 2017 | 08:00

TANGERANGNews.com-Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Anggawira menilai, dinasti politik memiliki potensi korupsi yang besar. Menurut Angga, modus politik dinasti biasanya dilakukan penguasa dengan menempatkan orang-orang yang masih berhubungan

KAB. TANGERANG
2018 Tahap Pertama Tol Serpong-Balaraja Selesai

2018 Tahap Pertama Tol Serpong-Balaraja Selesai

Senin, 16 Januari 2017 | 10:00

TANGERANGNews.com-Krist Ade Sudiyono , Presiden Director PT Trans Bumi Serbaraja sebagai operator tol Serpong, Tangsel-Balaraja, Tangerang memastikan pada 2018 tahap pertama akan selesai. Seperti diketahui tol tersebut pengerjaannya telah dimulai pada ak

TANGSEL
Ini Alasan Lapangan Udara Pondok Cabe Tak Bisa Jadi Bandara

Ini Alasan Lapangan Udara Pondok Cabe Tak Bisa Jadi Bandara

Minggu, 15 Januari 2017 | 09:00

TANGERANGNews.com-Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono mengatakan, rencana pemakaian Lapangan Udara Pondok Cabe menjadi bandara komersil dari sisi lalu lintas udara tidak lah mungkin untuk saat ini. "Jadi Pondok Cabe tetap untuk penerbangan k

OPINI
Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga!

Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga!

Minggu, 15 Januari 2017 | 09:00

Baik dan buruk bangsa dimasa depan ditentukan oleh kualitas anak-anak dimasa sekarang karena anak adalah pemegang estafet kepemimpinan suatu bangsa dimasa mendatang yang akan menjadi aset yang tak ternilai harganya.

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim