Connect With Us

Pemkot Tangsel Persiapkan LPSE

| Senin, 18 Juli 2011 | 15:18

| Dibaca : 68839

Sekda Tangsel Dudung E Direja (tangerangnews / dens)

 
TANGERANG-Pemerintah Kota Tangsel (Tangsel) menerapkan layanan pengadaan barang dan jasa dengan sistem online atau Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) melalui website. Hal itu berguna untuk memudahkan para pengusaha yang ingin mengikuti proses tender. Hal itu diungkapkan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Asda 2) Kota Tangsel, Ahadi.

Menurut Ahadi kebijakan baru itu mengacu pada Perpres No 54 tahun 2010. Kebijakan Ini untuk memudahkan pengusaha dalam melaksanakan tender atau pengadaan barang dan Jasa.

“Kami berharap, dengan diterapkannya LPSE ini, pelaku usaha di Kota Tangsel lebih mempertanggungjawabkan kualitas dan hasil kerjanya." Ucapnya, Senin (18/07).

Menurut Ahadi, pihaknya harus menyiapkan berbagai sarana untuk menunjang LPSE ini. agar bisa berjalan dengan baik. Pemkot Tangsel tengah mempersiapkan SDM serta sarana perangkat yang lain termasuk gedung yang rencananya berlokasi di BSD.

Sekretaris Daerah Kota Tangsel Dudung E Direja mengatakan, pemkot Tangsel sebenarnya sudah melakukan launching LPSE Ini pada 11 Nopember 2010. Namun, kata Dudung, masih ada kendala dengan sumber daya manusia (SDM). Meski begitu, hal itu sedang dalam perbaikan secara berkala.

LPSE memiliki fungsi mengelola sistem layanan pengadaan barang dan jasa secara terbuka. Pihaknya Juga akan memberikan pelatihan kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan), dan panitia pengadaan serta penyedia barang dan Jasa.(ADV)

KOTA TANGERANG
Tetap Membangun PLTSa, Walhi Nilai Wali Kota Tangerang Gegabah

Tetap Membangun PLTSa, Walhi Nilai Wali Kota Tangerang Gegabah

Selasa, 24 Januari 2017 | 12:00

TANGERANGNews.com-Langkah Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah yang akan tetap melanjutkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dinilai aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) sebagai tindakan yang gegabah karena market sound

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

OPINI
Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga!

Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga!

Minggu, 15 Januari 2017 | 09:00

Baik dan buruk bangsa dimasa depan ditentukan oleh kualitas anak-anak dimasa sekarang karena anak adalah pemegang estafet kepemimpinan suatu bangsa dimasa mendatang yang akan menjadi aset yang tak ternilai harganya.

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim