Connect With Us

Dispora Tangsel Gelar Lomba Lari 10 KM

| Jumat, 22 Juli 2011 | 19:32

| Dibaca : 103202

Ilustrasi (Istimewa / Istimewa)

TANGERANG-Dinas Pemuda dan Olahraga akan menyelenggarakan Lomba Lari 10 Kilometer. Even bersakal nasional itu akan digelar Sabtu (23/7/2011).

Mengambil start di depan Teras Kota, BSD, even tahunan ini bakal memperebutkan total hadiah sebesar Rp 66 juta. Selain hadiah bagi para juara, panitia juga menyediakan aneka doorprize seperti barang elektronik bagi peserta yang beruntung.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangsel Dadang Raharja, dalam even ini piala yang diperebutkan adalah Piala Gubernur Banten dan Piala Walikota Tangsel. Karena itu, kedua kepala daerah itu  dijadwalkan bakal menghadiri acara tersebut.

“Insya Allah nanti Ibu Gubernur yang akan membuka acara ini,” kata Dadang.

Dia mengungkapkan ada dua nomor yang akan diperlombakan dalam even tersebut yaitu untuk kategori  pelajar SMP dan SMA tingkat Provinsi Banten dan kategori umum. Nah, untuk kategori umum ini merupakan skala nasional termasuk atlet-atlet professional dari berbagai daerah.

“Kita targetkan pada hari pelaksanaan jumlah pesertanya mencapai tujuh ribu orang. Saya optimis jumlah ini akan tercapai karena tahun lalu saja yang levelnya provinsi jumlah pesertanya mencapai empat ribu orang. Apalagi ini yang tingkat nasional,” papar Dadang.

Untuk meraih target peserta itu, jelas mantan Sekretaris Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Tangerang ini, Dispora Kota Tangsel telah melibatkan 33 Pengda Persatuan Atlet Seluruh Indonesia (PASI) provinsi di Indonesia. Selain itu, dalam mengundang atlet untuk ikut serta, pihaknya juga menggandeng KONI di 33 provinsi.

“Sementara untuk di Banten kita mengirim surat ke sekolah-sekolah,” kata Dadang.

Laki-laki bekumis ini menjelaskan, untuk mempersiapkan even tersebut, pihaknya sudah melakukan persiapan sejak tiga minggu yang lalu. Termasuk menggelar rapat koordinasi dengan lintas instansi seperti TNI, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Kebersihan, Satpol PP dan PMI Kota Tangsel.

“Semuanya sudah siap. Tinggal pelaksanaan,” kata Dadang seraya menambahkan bahwa pada even itu, panitia juga menggelar bazaar aneka produk.

Lomba Lari 10 Kilometer di Kota Tangsel  hingga saat ini sudah dilakukan dua kali. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI di Kota Tangsel. Melihat animo yang sangat besar dari masyarakat dalam berpartisipasi di even ini, membuat Dadang memasang target lain untuk gelaran tahun berikutnya.

Selain jumlah hadiah dan peserta yang tentunya akan ditambah, Dadang menargetkan even tahunan ini bisa masuk dalam kalender atau agenda nasional  Pengurus Pusat PASI. (AR) 
MANCANEGARA
Macan Tutul Masuk Sekolah, 3 Orang Luka-luka

Macan Tutul Masuk Sekolah, 3 Orang Luka-luka

Selasa, 9 Februari 2016 | 07:23

TANGERANG – Seekor macan tutul tiba-tiba masuk ke halaman sekolah di Kota Bangalore, India, dan memicu kepanikan. Sedikitnya tiga orang luka-luka akibat diserang macan tutul yang menyusup ke sekolah itu dari hutan terdekat.

HIBURAN
Reza Punya Bukti Baru, Indra Bekti Makin Terpojok

Reza Punya Bukti Baru, Indra Bekti Makin Terpojok

Selasa, 9 Februari 2016 | 06:03

TANGERANG – Setelah melaporkan Indra Bekti ke Polda Metro Jaya, Reza Pahlevi terus mengumpulkan bukti. Pihaknya mengaku sudah memiliki bukti baru.

BANTEN
Pengusaha UMKM se-Banten Kopdar Bareng di Tangsel

Pengusaha UMKM se-Banten Kopdar Bareng di Tangsel

Rabu, 10 Februari 2016 | 13:45

TANGERANG SELATAN-Puluhan pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) se- Provinsi Banten menggelar kopi darat di sebuah restoran yang ada di Serpong, Kota Tangsel, Selasa (9/2).

NASIONAL
Jero Wacik Dibui 4 Tahun Plus Denda Rp5 Miliar

Jero Wacik Dibui 4 Tahun Plus Denda Rp5 Miliar

Selasa, 9 Februari 2016 | 10:59

TANGERANG – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik divonis 4 tahun penjara, denda Rp 150 juta, dan subsidair 3 bulan kurungan penjara. Selain itu, Jero juga dijatuhi hukuman tambahan denda sebesar Rp 5.073.031.420.

"Kejahatan akan menang jika orang benar sudah tidak melakukan apa-apa "

Jenderal Soedirman