Connect With Us

Rp5 Miliar untuk Perbaikan Jalan Ciater

Denny Bagus Irawan | Selasa, 17 April 2012 | 19:17

Jalan Ciater, selain macet beberapa bagian juga mengalami kerusakan. (serpong.kompas.com / serpong.kompas.com)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan menganggarkan Rp5 miliar untuk pelabaran Jalan Ciater. Saat ini, pembebasan lahan untuk pelebaran sudah dilakukan, dan ditargetkan mulai tahun depan perbaikan jalan sudah dikerjakan.
 
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Tangsel, Retno Prawati mengatakan, pelebaran di ruas jalan Ciater telah menjadi kebutuhan mendesak karena penyempitan akses jalur itu berdampak pada peningkatan kemacetan kendaraan bermotor roda dua dan empat. "Perbaikan ini memang sedang dalam tahap pengerjaan," ungkapnya kepada wartawan.

Dia menjelaskan, ruas jalan itu setiap harinya kerap dilanda kemacetan arus lalu lintas, terutama pada jam sibuk. Penyebab kemacetan karena tidak seimbangnya jumlah kendaraan yang melintas dengan kondisi infrastruktur jalan.

“Pembebasan lahan sudah dilakukan, dan pada tahun 2013 pengerjaan sudah dapat dilakukan," tandasnya.

Beberapa warga yang dimintai tanggapannya soal rencana pelebaaran jalan mengaku gembira. Mereka berharap, agar pelebaran jalan itu bisa segera dilaksanakan.
“Mudah-mudahan pemerintah bisa secepatnya mengerjakan pelebaran jalan, karena rakyat sudah menunggu,” kata Ibrahim, warga Pamulang.

Ibrahim menerangkan,  selama ini jalan yang menghubungkan wilayah Pamulang, Ciputat dan Serpong itu merupakan jalur alternatif bagi para kendaraan roda dua maupun empat.
Namun, tingginya volume kendaraan dengan lebar ruas jalan yang sangat sempit berdampak dengan padatnya pengguna jalan.

“Ditempat ini tidak jarang menimbulkan kecelakaan lalulintas sebab jalan yang cukup sempit tidak mampu menampung volume kendaraan saat melintas,” ujarnya.

Kepala Unit (Kanit) Lalulintas Polsek Serpong, Iptu Renta Helena Manurung membenarkan jika di wilayah tersebut memang menjadi titik kumpul kendaraan yang menyebabkan kemacetan hingga krodit.

Menurut Renta, di Jalan Ciater volume kendaraan yang melintas perjamnya mencapai 300 kendaraan."Kalau sehari kurang lebih 1.000 kendaraan yang melintas di situ," katanya. (DRA)

 

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill