Connect With Us

Tahun Ini, SMPN di Tangsel Gratis SPP

| Kamis, 12 Juli 2012 | 18:55

| Dibaca : 2008

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. (tangerangnews / dedi)



TANGERANG-Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany pada tahun ajaran baru ini menepati janjinya. Kebijakan baru yang dikeluarkan mantan notaris itu konsen menekan biaya pendidikan. Alhasil tahun ini, siswa baru kelas 1 (satu) - kelas 3 (tiga) SMP negeri, tak lagi dipungut Sumbangan Pembiayaan Pendidikan (SPP) yang sebelumnyadipungut maksimal Rp 100 ribu.
    Hal ini diuangkapkan Wali Kota Tangsel usai menyampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD 2012, di gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis (12/7). "Jadi, yang penting dalam Perubahan APBD ini adalah tidak ada lagi SPP bagi SMP. Kalau kemarin, kita masih membolehkan, mulai ajaran baru ini gratis," kata Airin.
   
Memang, sebelumnya pernah dibuat kebijakan pembatasan uang SPP. Untuk SMP, dibatasi maksimal Rp100 ribu, sementara SMA/SMK negeri masksimal dibatasi Rp200 ribu. Dalam APBD Perubahan tahun ini, Airin membuat kebijakan penghapusan SPP bagi SMP tersebut.
    Airin melanjutkan, kebijakan penghapusan SPP tersebut karena Pemkot Tangsel dalam Perubahan APBD tahun ini menambahkan alokasi belanja daerah untuk belanja tidak langsung. Yakni, untuk pembiayaan Bantuan Operasional Daerah (Bosda) untuk SD dan SMP. "Program wajib belajar pendidikan sembilan tahun, yang semua dianggarkan sebesar Rp113,5 miliar, menjadi Rp129,9 miliar. Atau, bertambah sebesar Rp16,4 miliar dalam APBD Perubahan ini, untuk meng-cover SPP itu," katanya.
    Namun, penambahan belanja untuk dana penunjang kegiatan wajib belajar sembilan tahun tersebut tak hanya untuk penggratisan SPP SMP. Melainkan, untuk kegiatan penambahan ruang kelas, pengadaan alat praktik dan peraga siswa, rehabilitasi sedang/berat ruang kelas, dan peningkatan Bosda SMP yang akan dilaksanakan oleh dinas pendidikan. "Untuk penerapannya, mulai tahun ajaran baru ini. Kalau sudah diketuk palu, langsung dilaksanakan," ujar Airin.
    Pada bagian lain, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangsel Mathodah menjelaskan, bahwa baik SD maupun SMP akan digratiskan setelah APBD Perubahan disahkan. Dan, kata Mathodah, konsekuensi dari kebijakan menggratiskan SPP tersebut adalah penambahan anggaran untuk pendidikan. "Untuk Bosda SMPN 2012 menjadi sebesar Rp4,7 miliar," terangnya. (DRA)

TEKNO
Cabuli Santri, Guru Agama di Tangerang Divonis 14 Tahun

Cabuli Santri, Guru Agama di Tangerang Divonis 14 Tahun

Selasa, 6 Desember 2016 | 18:00

TANGERANGNews.com- Harjo Harjoko alias Ujo seorang terdakwa kasus persetubuhan anak, divonis 14 tahun penjara dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Senin (5/12/2016) kemarin.

TANGSEL
Korban Overdosis Bertambah, Kapolsek Serpong pastikan bukan dari Matador

Korban Overdosis Bertambah, Kapolsek Serpong pastikan bukan dari Matador

Sabtu, 3 Desember 2016 | 11:00

TANGERANGNews.com-Beredar informasi bahwa kembali ada yang menjadi korban dari minuman yang efeknya seperti menenggak pil ekstasi semalam. Hal itu membuat Kapolsek Serpong Kompol Didik Putra Kuncoro berkeyakinan bahwa barang tersebut berasal bukan dari

NASIONAL
3.000 Warga Tangerang Ikut Demo 212 Minta Ahok Dipenjara

3.000 Warga Tangerang Ikut Demo 212 Minta Ahok Dipenjara

Jumat, 2 Desember 2016 | 12:00

Sebanyak 3.000 anggota Ormas Islam dari Kota Tangerang berangkat ke Jakarta untuk akan bergabung dalam aksi damai bela Islam jilid tiga di Monas, Jakarta Pusat untuk menuntut agar Gubenur non aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dipenjarakan, Jumat (2/

"Jangan Biarkan Apa yang Tidak Bisa Anda Lakukan menganggu apa yang Bisa Anda Lakukan "

John R Wooden