Connect With Us

Tutup ASSBI Kompetisi Nasional U-10, Airin dukung pembentukan Atlet sejak dini

| Minggu, 30 September 2012 | 19:18

| Dibaca : 1033

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat menutup ASSBI Kompterisi Nasional U-10. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menutup Kompetisi Nasional Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI) U-10, di Puspitek Serpong, Minggu (30/09).

Melihat liukan para atlet bocah tersebut menggiring bola  Airin terkagum. Dirinya sangat yakin Indonesia sebenarnya memiliki talenta pemain sepak bola, asalkan memang harus terus dipantau. "Saya sangat takjub, dan saya sangat yakin Indonesia memiliki bibit atlet sepak bola yang banyak. Hanya ini perlu terus menerus terpantau, saya sangat beruntung bisa menyaksikan ini," terangnya.
 
Dalam kesempatan itu, rasa bangga juga ditunjukkan kepada 600 siswa dari 25 SSB yang berasal dari 16 Provinsi di Indonesia yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
 
Terlebih, mereka datang dari berbagai tempat yang jauh dari Kota Tangsel, seperti dari Batam, Mimika (Papua Barat), Ciparai (Jawa Barat), Jawa Timur, Lamping, Kepulauan Riau, sampai Jakarta dan terdekat Tangerang Raya.
 
“Dari ratusan peserta ini akan kami pilih 100 pemain yang akan diseleksi kembali dan terus dibina sampai piala dunia U-17 tiba,” ujar Presiden ASSBI Taufik Jursal Effend. 
 
 
Adi Azhar Lubis,10, warga Batam yang ikut serta dalam festifal Sepak Bola kreasi Ikatan Sekolah Sepak Bola Indonesia (ISSBI)  adalah bisa pergi ke World Cup U-17 (Piala Dunia dibawah usia 17 tahun) yang coba diusahakan penyelenggaraannya di Indonesia tahun 2017 mendatang oleh ISSBI.
 
Tak heran, dari Provinsi Kepulau Riau dia menempuh ratusan kilometer untuk dapat terpilih menjadi salah satu kiper terbaik yang akan dipersiapkan menuju ke piala dunia U-17 tersebut, beberapa tahun kedepan.
 
“Saya sengaja datang dari Batam agar bisa terpilih menjadi salah satu kiper inti. Alhamdulilah saya terpilih,” ucap bocah kecil yang mengidolai Van Der Sar tersebut.
 
Adi yang dalam kesempatan itu mendapatkan satu dari sejuta bola donasi dari Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany pun bangga menjadi bagian dari tim yang dijaring ISSBI pada vestifal tingkat nasional tersebut.
 
Bahkan, ia bisa menyingkirkan ratusan siswa sekolah sepakbola (SSB) lain dari 16 provinsi yang ikut dalam ajang festifal tersebut.
 

HIBURAN
Ada Hotel Hewan di Alam Sutera

Ada Hotel Hewan di Alam Sutera

Sabtu, 20 Mei 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Berkembangnya zaman dan pesatnya teknologi yang signifikan membuat banyak perubahan pada kebiasaan-kebiasaan hidup manusia. Kebiasaan hidup manusia justru tidak menjadi hilang ditelan perubahan, tetapi malah mengalami sejumlah transforma

WISATA
Hotel Santika Premiere ICE – BSD Sajikan Nasi Goreng Unik Dalam Batok Kelapa

Hotel Santika Premiere ICE – BSD Sajikan Nasi Goreng Unik Dalam Batok Kelapa

Senin, 17 Juli 2017 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Siapa yang tidak kenal dengan Nasi Goreng? Masakan lezat ini masih menjadi makanan favorit masyarakat Indonesia. Tidak hanya di Indonesia, Nasi goreng juga dikenal di berbagai negara dengan varian yang beragam, baik dalam segi peyajian m

KOTA TANGERANG
Pembukaan Festival Cisadane 2017 Disemarakkan di Atas Panggung Terapung

Pembukaan Festival Cisadane 2017 Disemarakkan di Atas Panggung Terapung

Jumat, 21 Juli 2017 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Festival Cisadane akan menyapa warga Kota Tangerang pada tanggal 22 hingga 29 Juli 2017. Pemerintah Kota Tangerang telah menyiapkan banyak hal baru dalam festival sungai terbesar di Provinsi Banten itu.

SPORT
Tim Indonesia Bawa 25 Emas Dari ASG Singapura 2017

Tim Indonesia Bawa 25 Emas Dari ASG Singapura 2017

Jumat, 21 Juli 2017 | 19:30

TANGERANGNEWS.com-Tim Indonesia disambut meriah di Bandara Soeakrno-Hatta usai berhasil membawa pulang 25 mendali emas dari ajang Asean Schools Games (ASG) Singapura 2017, Jumat (21/7/2017).

"Tidak ada yang bisa menghentikan orang dengan sikap mental yang tepat untuk mencapai impiannya, tetapi tidak ada di bumi ini yang dapat membantu orang dengan sikap mental yang keliru."

Thomas Jefferson