Connect With Us

Dua Stasiun di Tangsel Segera Direnovasi Total

| Senin, 1 Oktober 2012 | 13:18

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat naik kereta api ekonomi di Sudimara-Rawa Buntu. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Dua stasiun kereta api (KA) di Kota Tangsel akan direvitalisasi pada awal 2013. Tujuannya, agar warga Kota Tangsel yang saat ini menjadi penumpang tetap KA, bisa mengajak warga lainnya agar bisa mengurangi kemacetan.
 
Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, stasiun yang nyaman akan mendorong warga mau naik kereta ketimbang menggunakan angkot atau mobil pribadi.
 "Dari lima pengajuan revitalisasi stasiun di Tangsel, baru dua yang akan direvitalisasi dalam waktu dekat ini. Yaitu, Stasiun Rawa Buntu dan Stasiun Jurang Mangu," kata Airin Rachmi Diany.

Menurut Airin, salah satu penyebab kemacetan di kota-kota besar termasuk di wilayah penyangga ibukota, seperti Kota Tangsel. Akibat kurang berimbangnya jumlah kendaraan dengan kapasitas jalan yang ada saat ini.
 "Oleh karena itu, perlu diterapkan langkah pelayanan sistem transportasi untuk solusi mengurai kemacetan. Bagi pengguna kendaraan pribadi, agar beralih ke transportasi massal, seperti kereta api," jelasnya.
   
Renovasi stasiun, termasuk meninggikan dan memperpanjang peron, menyediakan pintu masuk dan keluar untuk tiket, serta menyediakan fasilitas parkir lebih luas. "Untuk mendukung revitalisasi itu, pemkot bekerja sama dengan pihak PT KAI, Bintaro Jaya dan BSD, agar  ikut melakukan pembenahan. Di antaranya membangun underpass dan melebarkan jalan serta melakukan penertiban di sekitar stasiun. Areal parkir akan diperluas, agar makin banyak kendaraan yang bisa diparkir di stasiun itu," ungkap Airin.
   
Airin berharap swasta bisa membantu melakukan perlebaran jalan di wilayah yang berdekatan dengan stasiun-stasiun tersebut. Karena, Pemkot Tangsel sendiri tengah melakukan pelebaran jalan dari Pondok Aren hingga Kampung Sawah. "Tidak mudah mengalihkan kebiasaan warga untuk mau menggunakan sarana angkutan umum. Apalagi masih terkendala akan terbatasnya sarana dan prasarana stasiun kereta api," ungkap Airin.
   
Di Kota Tangsel terdapat lima stasiun, yaitu stasiun Serpong, Rawa Buntu, Sudimara, Jurang Mangu dan Stasiun Pondok Ranji.
Dari lima stasiun yang diajukan Pemkot Tangsel ke pemerintah pusat, hanya dua stasiun yang disetujui untuk di revitalisasi pada 2013 nanti.
Kepala Stasiun Rawa Buntu Hidayat menambahkan, penumpang di Stasiun Rawa Buntu lebih banyak dibandingkan stasiun lainnya yang ada di Kota Tangsel. "Karena itu, diharapkan stasiun ini lebih dulu di revitalisasi," katanya.

    Menurut Hidayat, stasiun itu akan direvitalisasi pada awal 2013 nanti. "Semoga setelah direvitalisasi, pengguna kereta api di sini semakin banyak dan akan mengurangi kemacetan," tutupnya.

OPINI
Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34

Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill