Connect With Us

Pewarta Foto Tangerang Ekspres Diduga Dipukuli Oknum TNI

| Sabtu, 3 November 2012 | 22:56

| Dibaca : 264

Cemol pewarta Tangerang Ekpress saat dirawat di RS. (tangerangnews / dira)

 
 
TANGERANG-Pewarta Foto Tangerang Ekspres (Jawa Pos Grup), Miladi Ahmad, mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari oknum berseragam TNI. Kejadian bermula ketika Cemol, sapaan Miladi, tengah meliput Soundrenaline di BSD City, Tangerang Selatan, Sabtu (3/11) malam.

Ketika itu, Cemol bermaksud mengabadikan kerusuhan yang terjadi di sebuah pos tiket. Menurut pengakuan Cemol, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 20.15 WIB.

"Saat saya mau ambil foto, tiba-tiba ada aparat berseragam TNI yang menarik dari belakang. Saya langsung jatuh dan dipukuli," kata Cemol.

Akibat perlakuan yang diterima, Cemol mengalami luka memar dan bengkak dibagian rusuk kanannya. Bukan hanya itu, ia pun harus mendapatkan perawatan medis. "Flash kamera saya juga pecah, ini tindakan yang tidak manusiawi," ungkap Cemol.

Hingga berita ini diturunkan, Cemol masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit sekitar kejadian "Dia masih dirawat, teman-teman juga masih mencari oknum TNI yang memukulnya untuk bertanggungjawab," ungkap rekan seprofesi Cemol, Irma.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun, kerusuhan terjadi akibat massa yang kecewa tidak diperbolehkan masuk dalam  pertunjukan. Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya ada tiga loket dibakar penonton yang kecewa. Usai membakar loket tiket, perang batu kemudian mewarnai pertunjukan musik itu. (ROL)

TEKNO
Google Jadikan Tangsel Percontohan Kota Cerdas

Google Jadikan Tangsel Percontohan Kota Cerdas

Rabu, 2 September 2015 | 18:00

TANGERANG - Prima Infra Limited, perusahaan infrastruktur swasta, percaya diri menggandeng Google Inc untuk mengembangkan konsep kota cerdas atau smart city. Proyek percontohan perdana adalah Kota Tangerang Selatan.

BANTEN
Traffic Merangkak 7,9 Persen,  Operator Tol Tangerang-Merak Pasang 1.666 PJU

Traffic Merangkak 7,9 Persen, Operator Tol Tangerang-Merak Pasang 1.666 PJU

Minggu, 30 Agustus 2015 | 11:43

“Tahun ini (2015) sampai dengan terhitung bulan Juni sebanyak 308 kasus,” ujar Sunarto.

KAB. TANGERANG
Akses Ditutup, Sopir Angkot Demo Lippo Karawaci

Akses Ditutup, Sopir Angkot Demo Lippo Karawaci

Rabu, 2 September 2015 | 19:12

TANGERANG-Kesal lantaran pengembang Lippo Karawaci sudah lebih satu tahun belum juga membuka akses jalan ke Perumahan Harapan Kita (Perum Harkit), ratusan sopir angkot melakukan aksi demo di bundaran Supermal Karawaci, Rabu (2/9).

MANCANEGARA
Utang Indonesia ke Luar Negeri Membengkak

Utang Indonesia ke Luar Negeri Membengkak

Rabu, 2 September 2015 | 11:01

TANGERANG - Data Bank Indonesia menyebutkan posisi terakhir utang luar negeri (ULN) Indonesia per Juni 2015 mencapai USD304,28 miliar. Angka ini mengalami peningkatan sebesar USD1,8 miliar dibandingkan dengan posisi Mei 2015 sebesar USD302,48 miliar.

"A pessimist sees the difficulty in every opportunity, an optimist sees the opportunity in every difficulty"

-Sir Winston Churchill-