Connect With Us

Rusunawa Korban Situ Gintung Siap Huni

Denny Bagus Irawan | Selasa, 11 Desember 2012 | 12:16

warga saat melakukan pendaftaran penyewaan Rusunawa di Ciputat. (tangerangnews / danang)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangsel mengumumkan telah menyelesaikan pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) dan rumah sosial (Rusos) yang terlekatk di Desa Kempung Bulak Indah, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.

Bahkan, tim pengelola dan pemanfaatan Rusunawa dan Rusos sudah membuka pendaftaran untuk warga yang ingin menyewa  sejak hari Rabu (5/122012) lalu.
 
Rusunawa yang diprioritaskan untuk warga korban Situ Gintung itu hingga saat ini belum ada yang menempati. Sebab, para korban Situ Gintung diklaim kurang tertarik dengan Rusunawa. Untuk itu, Pemkot Tangsel kini membuka untuk kalangan buruh yang berpenghasilan rendah atau dibawah Rp1 juta.
 
Ada pun unit yang disediakan sebanyak 74 rumah,  dengan biaya pemeliharaan unit lantai dasar Rp 250.000/bulan, lantai 1 Rp 240.000/ bulan, lantai II Rp220.000/ bulan, lantai 3 Rp 200.000/ bulan.

Rohayah  bagian pendaftaran dari Dinas Tata Kota Tangsel mengatakan, sejak dibukanya pendaftaran sudah sebanyak 27 warga yang mengambil formulir. "Dari 27 warga yang mengambil formulir. Namun,  baru 1 warga yang mengembalikan formulir," katanya dilokasi.

Rohayah menambahkan, hampir warga sekitar yang telah mengambil formulir dan memberikan waktu selama 3-4 hari untuk dapat melengkapi formulir. Nantinya dari sejumlah warga yang telah mengembalikan formulir akan diseleksi kembali, apakah warga tersebut layak menempati Rusunawa tersebut.
 
“Syaratnya mudah warga Negara Indonesia, belum memiliki rumah dan berpenghasilan tetap serta mampu membayar biaya pemeliharaan,” tutupnya.
OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

TEKNO
Komdigi Panggil Google dan Meta Usai Tak Patuhi Aturan Pembatasan untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Komdigi Panggil Google dan Meta Usai Tak Patuhi Aturan Pembatasan untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:16

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mulai memperketat pengawasan terhadap platform digital setelah Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill