Connect With Us

Wuih, Tangsel Dikukuhkan Wilayah yang Miliki Satgas PA Ditingkat RT

| Minggu, 27 Januari 2013 | 22:42

| Dibaca : 262

Kak Seto dan anak korban kekerasan . (tangerangnews / rangga)

 
 
TANGERANG-Pemerintah Kota Tangsel dikukuhkan sebagai wilayah yang pertama kali memiliki Satuan Tugas Perlindungan Anak ditingkat RT/RW.
 
 
Ketua Satgas PA  Tingkat Nasional Muhammad Ikhsan pada Minggu (27/1) di wilayah Kelurahan Cirendeu , Kota Tangsel mengatakan memang sudah semestinya Satgas Perlindungan Anak terbentuk ditingkat RT/RW, sesuai dengan Undang-undang perlindungan anak Pasal 20," ungkapnya.

Ikhsan mengatakan, perlindungan anak yang pertama sebaiknya dilakukan dikeluarga. Karena kekerasan pada anak lebih sering terjadi di dalam keluarga.
 
"Faktor ekonomi dan pengetahuan minim adalah salah satu terjadinya kekerasan pada anak," katanya.

Tangsel, kata Ikhsan resmi sebagai yang pertama. “Kita sengaja memilih lingkungan dekat Kak Seto, mengingat beliau sosok pencinta anak. Kita AKAN lakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota Tangsel, agar diseluruh wilayah ini terbentuk Satgas PA tingkat RT/RW," jelasnya di kediaman Kak Seto.(DNG)
WISATA
Ada Enam Pulau Baru di Banten

Ada Enam Pulau Baru di Banten

Rabu, 24 Juni 2015 | 03:26

“Berdasarkan devinisi tersebut, maka enam pulau yang baru ditemukan masuk ke dalam kordinat Provinsi Banten,” katanya, Selasa (23/6)

BANTEN
Atut Resmi Diberhentikan sebagai Gubernur Banten

Atut Resmi Diberhentikan sebagai Gubernur Banten

Rabu, 29 Juli 2015 | 09:48

SERANG-Terpidana kasus korupsi Atut Chosiyah resmi diberhentikan sebagai Gubernur Banten melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 63/P Tahun 2015. Sebab statusnya dalam kasus korupsi dinilai sudah tetap.

KOTA TANGERANG
PDAM Tangerang Rugi Rp400 Juta Akibat Pintu Air 10 Jebol

PDAM Tangerang Rugi Rp400 Juta Akibat Pintu Air 10 Jebol

Kamis, 30 Juli 2015 | 18:27

TANGERANG-Jebolnya Bendungan Pintu Air 10 menyebabkan PDAM Tidak bisa memproduksi air bersih dari Sungai Cisadane selama dua hari kemarin. Akibatnya, PDAM mengalam kerugian sekita Rp400 juta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Begini kata Sekda Kota Tangerang Cegah Ospek Lebay

Begini kata Sekda Kota Tangerang Cegah Ospek Lebay

Senin, 27 Juli 2015 | 19:02

TANGERANG-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang menerjunkan tim untuk memantau kegiatan masa bimbingan siswa baru atau ospek tingkat SMP dan SMA. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya praktek bullying atau perpeloncoan.

"Ilmu yang tidak disertakan dengan amal itu namanya gila dan amal yang tidak disertai ilmu itu akan sia-sia."

Imam Al-Ghazali