Connect With Us

Proyek Tol Serpong-Cinere Telan Rp674 miliar

| Selasa, 19 Februari 2013 | 18:01

| Dibaca : 749

Peta Tangsel (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Rencana pembangunan trase Serpong-Cinere yang melintasi 76 hektare lahan di Kota Tangsel diperkirakan akan menghabiskan dana hingga Rp 674 miliar. Dana tersebut tertuang dalam anggaran belanja milik Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU) untuk pembebasan tahun 2013 ini.
 
Kepala Bagian Pertanahan pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangsel Heru Agus Santoso mengatakan, pemerintah telah menetapkan nominal haraga meteran tanah yang akan dibebaskan untuk pembuatan Tol Cinere-Serpong dengan harga nyata yang termaktub dalam Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) daerah setempat.
 
“Setidaknya ada 998 rumah di sembilan kelurahan pada dua kecamatan yang akan terkena pembebasan lahan tol tersebut. Rata-rata nilai jual sesuai NJOP yang ada di wilayah terkena pembangunan tol antara Rp 230 ribu sampe Rp1 juta rupiah per meternya. Makanya disiapkan dana sekitar Rp 674 miliar oleh Kemen-PU,” katanya, Selasa (19/2).
 
Fakta tersebut, kata Heru, juga telah dipaparkan Kemen-PU pada rancana proyek nasional sepanjang 10,14 Km dengan lebar jalan mencapai 40-60 meter. Sedangkan Pemkot Tangsel, ditugaskan untuk menfasilitasi pembebasan lahan. “Data sementara itu sudah disampaikan ke Kem-PU dan BPN (Badan Pertanahan Nasional) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Tinggal tunggu pembebasannya saja,” jelasnya.
 
Heru memaparkan, ada sejumlah tahapan yang harus dilalui dalam pelaksanaan jalan tol yang nantinya akan mempercepat akses menuju Bandara Soekarno-Hatta tersebut. Dimulai dengan identifikasi wilayah RT/RW yang bakal terkena pembebasan lahan, selanjutnya sosialisasi ke masing-masing wilayah, sampai pembebasan lahan dan pembangunan.
 
“Setelah identifikasi dan sosialisasi, barulah akan dilakukan tahap pengukuran lahan selama tiga sampai empat bulan. Paling tidak, mulai awal Maret mendatang sudah mulai dilakukan pengukuran,” ujarnya, seraya menyampaikan bahwa untuk perbandingan lahan sekitar Jalan Raya Siliwangi (Pamulang) harga tanahnya sudah mencapai Rp 800 ribu per meter.
 
Sebelumnya 998 warga di kawasan Ciputat dan Pamulang akan terkena pembebasan lahan Tol Serpong-Cinere. Dengan rincian, untuk Kecamatan Ciputat, akan melintasi kawasan Jombang sebanyak 63 warga, Sarua 273 warga, Sarua Indah 130 warga, Cipayung 39 warga dan kelurahan Ciputat, 20 warga. (KUN)
 
OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

HIBURAN
Apresiasi Film Bid'ah Cinta, Ansor Banten Nonton Bareng

Apresiasi Film Bid'ah Cinta, Ansor Banten Nonton Bareng

Kamis, 16 Maret 2017 | 20:00

"Dengan film ini saya kira keberagaman pandangan keagamaan bukan lagi sebuah alat pemecah, tapi sebuah alat motivasi membangun kebersamaan," katanya, Kamis (16/3/2017).

BANDARA
1 Mei Penerbangan Internasional di Terminal 3 Mulai Beroperasi

1 Mei Penerbangan Internasional di Terminal 3 Mulai Beroperasi

Selasa, 28 Maret 2017 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Penerbangan maskapai Garuda Indonesia rute internasional di Bandara Soekarno-Hatta sedang disiapkan untuk pindah, dari Terminal 2 ke Terminal 3. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan perpindahan penerbangan Internasional, Gar

KAB. TANGERANG
2010, Pabrik Pengolahan Kayu di Balaraja Juga Pernah Kebakaran

2010, Pabrik Pengolahan Kayu di Balaraja Juga Pernah Kebakaran

Selasa, 28 Maret 2017 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Kebakaran yang terjadi di PT. Sarana Mulya Eka Prakasa, Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Selasa pagi (28/3/2017) bukan yang pertama kali terjadi.

"Ketika satu pintu tertutup, pintu-pintu lainnya terbuka, tetapi kita sering terlalu lama menatap dan menyesali pintu yang tertutup itu, sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka untuk kita."

Alexander Graham Bell