Connect With Us

Tangsel Dorong Percepatan Dua Tol

| Kamis, 28 Februari 2013 | 18:33

| Dibaca : 311

Tampak perbaikan jalan tol Tangerang-Merak (tangerangnews / tangerangnews/dira)

TANGERANG-Maraknya pertanyaan masyarakat mengenai pembangunan tol membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel mendorong agar Pemerintah Pusat segera membuat FS atas proyek tol yang melintasi Tangsel.

Itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangsel Mursan Sobari, Kamis (28/2).

"Sebab, dengar sendiri kan tadi. Begitu banyak masyarakat yang ingin mengetahui rencana tersebut. Karena mereka khawatir rumah mereka terkena proyek," ujar Mursan, seusai menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan di Kecamatan Serpong, Kota Tangsel.
 
Sayangnya, Pemkot Tangsel menurut Mursan belum juga mendapat kepastian dari pemerintah pusat, mengenai rencana pembangunan tol. "Kami hanya diberitahu ada pembangunan dua tol yang melintasi wilayah kami (Tangsel). Yang pertama soal pembangunan tol Serpong-Bandara, yang kedua Serpong-Balaraja," ujar Mursan.
 
Selain karena banyaknya desakan masyarakat, Mursan menyatakan, apabila cepat teralisasi pembangunannya dua tol itu bisa mengurai kemacetan di Jalan Raya Serpong. "Kalau Serpong-Balaraja kan BSD yang mengelola. Nah, FS-nya saya sudah minta segera diselesaikan oleh BSD," katanya.
 
Memang dalam rencana tol Serpong-Balaraja itu wilayah Tangsel yang terlintasi hanya sekitar satu kilometer. Tetapi, kata dia, efeknya akan terasa di Jalan Raya Serpong. Karena, kabarnya akan dilengkapi interchange, sehingga bersinergi dengan tol yang digarap oleh pemerintah pusat Tol Serpong-Balaraja."Kalau yang tol Serpong-Balaraja sudah dalam tahap pembebasan lahan," terangnya.
 
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangsel Teddy Meiyadi mengatakan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar bisa lebih bersabar. "Dan, yang terpenting jangan sampai terbuai dengan memberikan surat-surat berharga kepada broker tanah. Sabar saja, " katanya.
 
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, pemerintah daerah dalam permasalahan tol hanya sebagai fasilitator dan mensosialisasikan saja.
 
"Tetapi itu jika itu kami sudah mendapat informasi yang benar dari pemerintah pusat. Tetapi secara detailnya kami belum mendapat laporan. Namu, kami butuh kepastian untuk disosialisasikan kepada masyarakat," ujarnya.(DRA)

PROPERTI
Lippo Karawaci Jual DIRE Mencapai Rp1,7 Triliun

Lippo Karawaci Jual DIRE Mencapai Rp1,7 Triliun

Rabu, 10 Februari 2016 | 09:07

TANGERANG – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengumumkan rencana akuisisi Lippo Mall Kuta oleh Lippo Mall Indonesia Retail Trust (LMIRT). Selain itu, ada juga rencana akuisisi bersama atas Lippo Plaza Jogya dan Siloam Hospitals Yogyakarta masing-masing oleh

BANDARA
800 Kg Ganja, 14 Kg Sabu dan 80 Ekstasi Dimusnahkan BNN di Bandara

800 Kg Ganja, 14 Kg Sabu dan 80 Ekstasi Dimusnahkan BNN di Bandara

Rabu, 10 Februari 2016 | 14:28

TANGERANG- Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 800 kilogram lebih ganja, 14 kilogram lebih sabu, dan 80 butir ekstasi, Rabu (10/2/2016) siang di Garbage Plant Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Namun, untuk mencegah agar kasus nar

BANTEN
Pengusaha UMKM se-Banten Kopdar Bareng di Tangsel

Pengusaha UMKM se-Banten Kopdar Bareng di Tangsel

Rabu, 10 Februari 2016 | 13:45

TANGERANG SELATAN-Puluhan pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) se- Provinsi Banten menggelar kopi darat di sebuah restoran yang ada di Serpong, Kota Tangsel, Selasa (9/2/2016).

"Kejahatan akan menang jika orang benar sudah tidak melakukan apa-apa "

Jenderal Soedirman