Connect With Us

Airin Dikritik Soal Prostitusi

| Kamis, 28 Februari 2013 | 21:55

PSK Terjaring Razia Satpol PP di Kota Tangsel (tangerangnews / danang)

 
TANGERANG-MUI Kota Tangsel mengakui pembangunan di Kota Tangsel secara fisik sedang gencar-gencarnya. Tetapi MUI berpesan, agar fokus pembangunan jangan hanya fisik, tetapi juga harus menjauhkan masyarakat dari bahaya prostitusi. Menurutnya, pembangunan fisik harus diimbangi dengan peningkatan religi.
 
            Hal ini, disampaikan Sekretaris MUI Tangsel Abdul Razak yang juga warga Kecamatan Serpong ketika mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di kecamatan itu, Kamis (28/2).
 
 “Seperti adanya Alang-Alang. Ini harusnya tidak ada,” ujarnya  kepada Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany.
 
 “Kalau tidak dicarikan solusi, lama kelamaan akan mengakar dan menjadi budaya negatif di Kota Tangsel,” ujar Razak.
 
            Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany Tangsel mengakui itu semua. Tetapi, menurut Airin, permasalahan prostitusi yang berada di pemukiman warga tidak hanya menjadi tugas Pemkot Tangsel.
 “Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Saya mendapatkan laporan dari Satpol PP. Dulu, waktu di kecamatan penertiban itu dilakukan bersama masyarakat. Sehingga, tidak ada lagi warem yang buka,” katanya.
 
            Sekarang, lanjut Airin, penertiban tidak bisa dilakukan Satpol PP karena memang jumlah personelnya yang terbatas.
 
“Masyarakat pada khususnya juga harus membantu. Kalau masalah ini hanya diserahkan kepada pemerintah perlu waktu, karena informasinya ada warga juga yang menjaga,” tuturnya.
           
 “Warga juga harus tahu siapa yang mengontrak di kosan bapak, dan untuk apa. Jangan sampai, kontrakan itu digunakan untuk kegiatan yang tidak baik,” jelas Airin. (DRA)
 
 
HIBURAN
Catat Tanggalnya, Ini Deretan Long Weekend 2026 yang Bisa Dimanfaatkan untuk Liburan

Catat Tanggalnya, Ini Deretan Long Weekend 2026 yang Bisa Dimanfaatkan untuk Liburan

Senin, 5 Januari 2026 | 11:28

Merencanakan liburan sejak awal tahun menjadi strategi yang banyak dipilih masyarakat agar waktu istirahat bisa dimaksimalkan tanpa harus mengambil cuti terlalu banyak.

BISNIS
Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Kamis, 18 Desember 2025 | 21:03

-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill