Connect With Us

Ada Perusahaan Pusat Aplikasi Teknologi di Tangsel

Sumber Kompas | Minggu, 29 Maret 2015 | 09:59

Ilustrasi Teknologi (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGSEL-Sebuah pusat aplikasi berbasis teknologi untuk pengolahan industri pangan telah resmi dihadirkan di Indonesia, tepatnya di wilayah Alam Sutera, Tangerang, Banten.

Perusahaan penyedia solusi dan teknologi pengolahan industri, PT Bühler Indonesia membangun properti berskala laboratorium ini sebagai fasilitas riset aplikasi teknologi pertama di Asia Tenggara.

 

Managing Director PT Bühler Indonesia, Tomas Soleman menyampaikan pusat aplikasi bernama Pusat Aplikasi Bühler Indonesia ini ditujukan untuk menemukan solusi baru, memperkuat dan memperluas basis pengetahuan, serta memperdalam keahlian pengusaha industri pangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang akan produksi berkelanjutan.

 

"Industri pangan Indonesia memiliki posisi yang strategis dan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian negara. Pendirian pusat aplikasi ini merupakan komitmen jangka panjang kami untuk menghadirkan teknologi dan solusi terbaru yang akan membantu Indonesia mengatasi tantangan dan mengembangkan teknologi untuk pembangunan industri yang berkelanjutan," ujar Tomas ketika konferensi pers pada peresmian Pusat Aplikasi Bühler Indonesia di Alam Sutera, Tangerang, Kamis (26/3/2015) lalu.

 

Dalam Pusat Aplikasi Bühler Indonesia, lanjut Tomas, terdapat fasilitas uji coba untuk industri bahan pangan, seperti kakao, coklat, kopi, serta teknologi sortir warna danbakery test center. Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung pelanggan dalam melakukan uji coba mesin, analisa, sekaligus mengoptimalkan proses dan produk yang ada.

 

"Teknologi pada Pusat Aplikasi Bühler Indonesia ini akan disesuaikan dengan para pelanggan. Hal ini memungkinkan mereka dapat mengembangkan produk baru yang inovatif dengan bantuan tenaga ahli Bühler. Selain itu, tenaga ahli juga dapat memberikan transfer ilmu dan keterampilan yang diperlukan sehingga memberikan solusi sesuai kebutuhan pelanggan," papar Tomas.

 

Tomas mengungkapkan, properti riset uji coba tersebut memiliki nilai investasi sebesar 1 juta dollar AS. Ada pun investasi paling besar dilakukan lewat pengadaan berbagai peralatan manufaktur. 

 

"Kami rasa ini waktu yang tepat untuk meningkatkan investasi kami di Indonesia. Pusat aplikasi berteknologi canggih pertama di Asia Tenggara ini merupakan investasi strategis kami dengan membawa kapabilitas Bühler agar lebih dekat dengan pasar," tandas Tomas.

 

 

 

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

BANDARA
WN India Ditangkap Selundupkan 265,7 Gram Serbuk Emas di Bandara Soetta, Disembunyikan di Celana Dalam

WN India Ditangkap Selundupkan 265,7 Gram Serbuk Emas di Bandara Soetta, Disembunyikan di Celana Dalam

Senin, 11 Mei 2026 | 16:12

Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill