VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANG – Tangerang sebagai basis industri bisa dikatakan tepat. Terbukti, salah satu merek smartphone terkemuka, OPPO, membuka pabrik resmi mereka di Indonesia. Pabrik yang berlokasi di Mauk, Tangerang, ini merupakan pabrik pertama yang didirikan di luar negara asalnya, China.
Dengan luas lahan 27.000 meter persegi, pabrik ini terbagi atas tiga bagian, yaitu gudang penyimpanan, tempat produksi, dan laboratorium Quality Control. Pendirian pabrik ini dilakukan karena tingginya permintaan pasar Indonesia untuk OPPO, yang mencapai 8,8% dari total penjualan smartphone pada 2014.
“Permintaan pasar Indonesia cukup tinggi. Menurut data counter, OPPO menguasai pasar sebesar 8,8%. Kami ingin mempertahankan bahkan meningkatkan itu,” kata Aryo Medianto, Media Engagement OPPO Indonesia.
Saat ini ada tiga smartphone yang diproduksi di Indonesia, yaitu OPPO Joy Plus, OPPO Neo5, dan OPPO Joy 3. Dengan produksi yang masih sekitar 30.000-40.000 per bulan, OPPO menargetkan mampu memproduksi 200.000 unit smartphone hingga akhir tahun ini dan bisa mengembangkan hingga produksi maksimal, yaitu 500.000 per bulan.
“Saat ini kami baru bisa memproduksi 30.000-40.000 per bulan karena masih baru juga. Kami berharap mampu memproduksi 500.000 per bulan seperti pabrik di Zhenchen,” ujar Marthias, Assistant Manager Engineering OPPO.
Untuk memenuhi target tersebut, OPPO berencana menambah line produksi dari 5 menjadi 20. Selain itu, OPPO akan menambah jumlah karyawan, yang saat ini berjumlah 150 operator, hingga 2.000 orang seiring dengan bertambahnya kapasitas produksi pabrik.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews