Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang bersama Satuan Lalulintas Polres Metro Tangerang berencana membuka seleksi sopir Bus Rapid Transit (BRT) yang rencananya akan beroperasi pada tahun 2016. “Kami mengajak kepada para sopir angkot atau masyarakat untuk mengikuti ajang seleksi menjadi sopir BRT oleh Dishub dan Satlantas Polres,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Dadi Budaeri.
Menurut Dadi, apabila mereka memiliki kualitas mengemudi yang baik, bisa dijadikan sebagai sopir BRT yang nantinya akan mendapatkan gaji yang layak. "Pastinya harus pengemudi yang taat aturan lalu lintas dan tidak ugal-ugalan," ujarnya. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Engkos Zaskasyi Ahmad mengatakan, rencananya sebanyak 10 armada BRT yang akan beroperasi di dalam kota, dengan jumlah halte sebanyak 20 titik.
“Sampai saat ini masih tahapan lelang. Dan, diperkirakan akan selesai paling lambat Desember 2015,” ujarnya. Pihaknya juga masih terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya para sopir angkutan umum terkait rencana pengoperasian BRT ini. “Sosialisasi ini sangat penting dilakukan, untuk menghindari gejolak ketika BRT tersebut beroperasi,” jelasnya.
Dia menjelaskan, adanya BRT ini demi menciptakan transportasi massal yang mampu melayani masyarakat serta meminimalisir terjadinya kemacetan di wilayah Kota Tangerang. Armada BRT ini memiliki model seperti mini bus dengan kapasitas maksimal 50 orang.
“Sedangkan untuk uji coba, rute yang akan diajukan pada awal pengadaan adalah rute angkot T-01 (Bitung-Terminal Poris Plawad) atau T-02 (Terminal Poris Plawad-Palem Semi),” jelasnya.
#BRT Tangerang
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews