Connect With Us

Akan Hadir Smartphone Rp200 Ribuan

EYD | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 08:01

Datawind akan segera meluncurkan smartphone anyar mereka dengan banderol Rp200 ribuan. (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Xiaomi telah berhasil merebut hati konsumen smartphone setelah menghadirkan produk berkualitas dengan harga miring. Namun, pabrikan ponsel asal Tiongkok itu harus mulai berhati-hati dengan smartphone terbaru yang dirilis DataWind dan RCom.

Dua perusahaan asal Kanada dan India itu baru saja mengumumkan smartphone terbaru mereka yang hanya dibanderol USD15 atau Rp200.000. Smartphone tersebut berjalan dengan OS Linux dan memiliki akses 2G.

Perangkat itu akan dirilis di India mulai 28 Desember mendatang. Sementara India yang masih dalam proses pengalihan dari ponsel biasa ke smartphone menjadi sasaran utama ponsel tersebut. "Fokus terbesar kami adalah layanan network, aplikasi, dan konten,” ujar Suneet Singh Tulu, CEO DataWind.

Jika benar harga dari smartphone itu hanya Rp 200 ribuan, maka dia akan menjadi ponsel pintar pertama dengan harga paling terjangkau. Xiaomi masih membanderol Redmi-nya dengan USD150 atau sekitar Rp2 juta.

SPORT
ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

Jumat, 4 September 2026 | 12:17

ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill