Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANG – Xiaomi telah berhasil merebut hati konsumen smartphone setelah menghadirkan produk berkualitas dengan harga miring. Namun, pabrikan ponsel asal Tiongkok itu harus mulai berhati-hati dengan smartphone terbaru yang dirilis DataWind dan RCom.
Dua perusahaan asal Kanada dan India itu baru saja mengumumkan smartphone terbaru mereka yang hanya dibanderol USD15 atau Rp200.000. Smartphone tersebut berjalan dengan OS Linux dan memiliki akses 2G.
Perangkat itu akan dirilis di India mulai 28 Desember mendatang. Sementara India yang masih dalam proses pengalihan dari ponsel biasa ke smartphone menjadi sasaran utama ponsel tersebut. "Fokus terbesar kami adalah layanan network, aplikasi, dan konten,” ujar Suneet Singh Tulu, CEO DataWind.
Jika benar harga dari smartphone itu hanya Rp 200 ribuan, maka dia akan menjadi ponsel pintar pertama dengan harga paling terjangkau. Xiaomi masih membanderol Redmi-nya dengan USD150 atau sekitar Rp2 juta.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews