Mobil MBG Tabrak Dua Motor di Pakuhaji, 4 Luka-luka
Senin, 26 Januari 2026 | 14:31
Sebuah mobil pengangkut makan bergizi gratis (MBG) dilaporkan menabrak dua sepeda motor yang sedang melintas, mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.
TANGERANG - Keyboard dengan konektivitas bluetooth jadi salah satu cara untuk menyulap perangkat tablet atau bahkan smartphone menjadi sebuah laptop konvertibel. Sayangnya, kebanyakan keyboard bluetooth yang beredar di Indonesia ukurannya relatif besar.
Nah, Microsoft merilis sebuah keyboard bluetooth yang dimensinya sama dengan keyboard laptop berukuran 11 inch. Bedanya keyboard bertitel Universal Foldable Keyboard ini, sesuai namanya, bisa dilipat menjadi dua bagian. Nyamankah untuk digunakan?
Dimensinya seperti tertulis di atas kurang lebih sama dengan keyboard di laptop berukuran 11 inch. Tepatnya 295,1 mm x 125,3 mm, saat dilipat ukurannya menjadi 147,6 mm x 125,3 mm x 11,5 mm.
Di kedua ujungnya terdapat magnet yang akan menguci keyboard ini, agar keyboard ini tak bisa terbuka tanpa disengaja, juga sebagai sensor untuk menyalakan keyboard secara otomatis saat dibuka. Meski tak tersertifikasi tahan air, keyboard lipat ini juga tahan cipratan atau tumpahan air.
Universal Foldable Keyboard terdiri dari 6 baris tombol, seperti keyboard laptop pada umumnya. Di bagian atas ada tombol music dan volume, juga ada tombol lock serta home yang akan berguna jika digunakan di perangkat iOS.
Baterainya sendiri diklaim oleh Microsoft bisa bertahan selama 3 bulan dan bisa diisi ulang menggunakan port microUSB di bagian kanan keyboard. Di sudut kanan atas ada tombol 'OS' yang berfungsi untuk memilih OS perangkat yang akan dihubungkan, Windows, iOS, ataupun Android.
Sebuah mobil pengangkut makan bergizi gratis (MBG) dilaporkan menabrak dua sepeda motor yang sedang melintas, mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar audiensi manajemen bersama Kepolisian Resor Kota (Polresta) Serang Kota
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews