Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG – Persaingan di dunia digital tampaknya cukup besar. Pasalnya, manusia modern lebih sering mencari dan menerima informasi dari internet.
Namun, diantara sekian banyak situs yang cukup populer, Yahoo tampaknya mulai tak sanggup menghadapi tekanan. Seperti dilansir dari Reuters, The Wallstreet Journal melaporkan jika CEO Yahoo, Marissa Mayer tengah tertekan mengenai kinerja perusahaan.
Salah satu penyebabnya, Yahoo mulai ditinggalkan oleh para petinggi perusahaan. Marissa Mayer telah mengusahakan peningkatan perusahaannya dengan mendorong iklan mobile, video, dan media sosial sejak 2014. Sayangnya, langkah tersebut dinilai kurang sukses.
Hal ini membuat Yahoo berencana menjual bisnis inti internetnya yang meliputi Yahoo Mail dan situs berita. Akan tetapi, hingga berita ini diturunkan, Yahoo belum memberikan konfirmasi.
Di sisi lain, pada 2013 lalu, Marissa Mayer telah mengakuisisi situs Tumblr senilai USD 1,1 miliar atau setara Rp 15 triliun. Keputusan CEO Yahoo itupun dianggap tidak memberi keuntungan dan dikritik para pemegang saham.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSejumlah kelompok masyarakat akan menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 27 Agustus 2026
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews