Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari
Kamis, 23 Juli 2026 | 19:35
Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.
TANGERANG – Persaingan di dunia digital tampaknya cukup besar. Pasalnya, manusia modern lebih sering mencari dan menerima informasi dari internet.
Namun, diantara sekian banyak situs yang cukup populer, Yahoo tampaknya mulai tak sanggup menghadapi tekanan. Seperti dilansir dari Reuters, The Wallstreet Journal melaporkan jika CEO Yahoo, Marissa Mayer tengah tertekan mengenai kinerja perusahaan.
Salah satu penyebabnya, Yahoo mulai ditinggalkan oleh para petinggi perusahaan. Marissa Mayer telah mengusahakan peningkatan perusahaannya dengan mendorong iklan mobile, video, dan media sosial sejak 2014. Sayangnya, langkah tersebut dinilai kurang sukses.
Hal ini membuat Yahoo berencana menjual bisnis inti internetnya yang meliputi Yahoo Mail dan situs berita. Akan tetapi, hingga berita ini diturunkan, Yahoo belum memberikan konfirmasi.
Di sisi lain, pada 2013 lalu, Marissa Mayer telah mengakuisisi situs Tumblr senilai USD 1,1 miliar atau setara Rp 15 triliun. Keputusan CEO Yahoo itupun dianggap tidak memberi keuntungan dan dikritik para pemegang saham.
Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGBangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses
TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews