Connect With Us

Jual Aset Inti, Yahoo Bangkrut?

EYD | Kamis, 3 Desember 2015 | 08:03

CEO Yahoo Marissa Mayer mulai tertekan dengan kinerja perusahaan (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Persaingan di dunia digital tampaknya cukup besar. Pasalnya, manusia modern lebih sering mencari dan menerima informasi dari internet.

Namun, diantara sekian banyak situs yang cukup populer, Yahoo tampaknya mulai tak sanggup menghadapi tekanan. Seperti dilansir dari Reuters, The Wallstreet Journal melaporkan jika CEO Yahoo, Marissa Mayer tengah tertekan mengenai kinerja perusahaan.

Salah satu penyebabnya, Yahoo mulai ditinggalkan oleh para petinggi perusahaan. Marissa Mayer telah mengusahakan peningkatan perusahaannya dengan mendorong iklan mobile, video, dan media sosial sejak 2014. Sayangnya, langkah tersebut dinilai kurang sukses.

Hal ini membuat Yahoo berencana menjual bisnis inti internetnya yang meliputi Yahoo Mail dan situs berita. Akan tetapi, hingga berita ini diturunkan, Yahoo belum memberikan konfirmasi.

Di sisi lain, pada 2013 lalu, Marissa Mayer telah mengakuisisi situs Tumblr senilai USD 1,1 miliar atau setara Rp 15 triliun. Keputusan CEO Yahoo itupun dianggap tidak memberi keuntungan dan dikritik para pemegang saham.

SPORT
Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:20

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Saint Kitts and Nevis tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin, 23 Maret 2026 untuk menghadapi Skuad Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill