Connect With Us

Jual Aset Inti, Yahoo Bangkrut?

EYD | Kamis, 3 Desember 2015 | 08:03

CEO Yahoo Marissa Mayer mulai tertekan dengan kinerja perusahaan (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Persaingan di dunia digital tampaknya cukup besar. Pasalnya, manusia modern lebih sering mencari dan menerima informasi dari internet.

Namun, diantara sekian banyak situs yang cukup populer, Yahoo tampaknya mulai tak sanggup menghadapi tekanan. Seperti dilansir dari Reuters, The Wallstreet Journal melaporkan jika CEO Yahoo, Marissa Mayer tengah tertekan mengenai kinerja perusahaan.

Salah satu penyebabnya, Yahoo mulai ditinggalkan oleh para petinggi perusahaan. Marissa Mayer telah mengusahakan peningkatan perusahaannya dengan mendorong iklan mobile, video, dan media sosial sejak 2014. Sayangnya, langkah tersebut dinilai kurang sukses.

Hal ini membuat Yahoo berencana menjual bisnis inti internetnya yang meliputi Yahoo Mail dan situs berita. Akan tetapi, hingga berita ini diturunkan, Yahoo belum memberikan konfirmasi.

Di sisi lain, pada 2013 lalu, Marissa Mayer telah mengakuisisi situs Tumblr senilai USD 1,1 miliar atau setara Rp 15 triliun. Keputusan CEO Yahoo itupun dianggap tidak memberi keuntungan dan dikritik para pemegang saham.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill