KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG – Apple sedang menggarap penerus iPhone 5C. Versi murah smartphone terbaru Apple yang belakangan disebut sebagai iPhone 7C ini, semula disebut iPhone 6C, perlahan mulai terungkap lebih banyak bocoran spesifikasinya.
Laporan yang dilansir situs teknologi asal China GadgetzArena, Jumat (1/1/2016), mengklaim bahwa iPhone 7C akan punya ukuran yang sama dengan iPhone 5C.
Jika informasi ini benar, ukuran iPhone 7C adalah 124,4 x 59,2 x 9 mm. Jika disandingkan, keduanya mungkin akan terlihat sama persis. Kemiripan ini seolah mengonfirmasi bahwa Apple ingin buat iPhone 4 inch.
Untuk membuat iPhone versi terjangkau, sejumlah fitur premium seperti 3D Touch biasanya akan dihilangkan. Untuk iPhone 7C, kabarnya Apple akan membenamkan Touch ID dan dukungan Apple Pay, mengingat Apple sedang memperluas jangkauan layanan ini di Amerika Serikat.
Tak seperti iPhone 5C yang berbalut plastik, iPhone 7C akan menggunakan casing berbahan metal dengan berbagai pilihan warna. Kapasitas baterainya diperkirakan 1.642 mAh yang dirasa Apple cukup untuk dipakai seharian.
Belum ada perkiraan soal harganya. Namun sumber lain melansir, Apple akan membanderolnya di kisaran mulai dari USD 400 atau sekitar Rp 5,5 jutaan.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGOmbudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews