Connect With Us

Ini Dia Strategi LG Tumbangkan Samsung

EYD | Sabtu, 16 Januari 2016 | 06:49

| Dibaca : 1236

Andalan Baru LG untuk kalahkan Samsung (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – LG harus mengakui keunggulan Samsung, meski berasal dari satu negara dan sama-sama dikenal sebagai perusahaan elektronik, khususnya jika berbicara industri smartphone.

Sejak BlackBerry dan Nokia turun tahta, Samsung sukses menempati status sebagai raja ponsel dunia. Termasuk di segmen premium dengan seri Galaxy S dan Note.

Namun, pada tahun ini, ceritanya mungkin agak sedikit berbeda. LG, yang merupakan saudara sekampung Samsung, diyakini bakal lebih agresif melawan di kelas ponsel kelas atas.

Nama G5 santer diberitakan jadi senjata LG melawan dominasi Samsung di kasta smartphone Android premium. Samsung sejatinya sudah mempunyai produk andalan, seperti Galaxy S7, yang disebut-sebut bakal dirilis pada perhelatan Mobile World Congress (MWC) 2016 di Barcelona, Spanyol, pada akhir Februari mendatang.

LG pun dilaporkan bakal memanfaatkan hegemoni MWC 2016 sebagai panggung bagi ponsel terkuatnya, G5. Namun, tahun ini mereka sepertinya bakal mencuri start lebih awal. Mereka akan show terlebih dahulu saat menggelar acara pada 21 Februari atau sebelum MWC 2016 resmi dibuka.

Diharapkan dengan tampil lebih awal tersebut, LG G5 mendapat perhatian lebih dari para stakeholder industri teknologi. Sebab, vendor lain biasanya menunggu hari H atau H-1 MWC untuk meluncurkan produk terbarunya.

“LG kali ini tak akan lagi berada di belakang Samsung,” sebut GSM Arena, mengomentari langkah LG tersebut. “Tahun ini akan berbeda, LG Electronics sudah siap untuk mengalahkan Samsung," timpal salah seorang eksekutif LG yang diwawancarai Korean Times.

LG G5 sendiri diisukan bakal diperkuat dengan spesifikasi layar 5,3 inch, kamera utama resolusi 16 megapixel dengan dua lensa, kamera depan 8 megapixel, sensor sidik jari, dibekali prosesor Snapdragon 820 dengan GPU Adreno 530, RAM 3 GB, serta kapasitas penyimpanan internal 32 GB dan baterai 3.400 mAh.

Isu menarik lainnya adalah soal kemungkinan munculnya desain nyentrik yang akan dibawa LG pada G5. Dilansir Cnet Korea, desain tak biasa itu akan menampilkan baterai G5 yang bisa dicopot hanya dengan mencabutnya dari bagian bawah ponsel.

Untuk menggambarkannya, beredar gambar render mengenai cara mencopot baterai dengan fitur baru tersebut. Tampak bagian bawah ponsel bisa dilepaskan, dan baterai smartphone akan keluar dari slot tersebut.

Jika benar, maka desain seperti ini akan memudahkan pengguna saat mencabut baterai. Mereka pun bisa menjadi pelopor mengusung desain radikal semacam itu. Sebelumnya, LG disebut-sebut memiliki fitur unik bernama Magic Slot. Slot ajaib ini kabarnya akan membuat penggunanya bisa menambah kemampuan ponsel di sektor hardware. Contohnya, pengguna bisa membuat kamera belakang G5 punya kemampuan merekam foto 360 derajat, ataupun menambahkan keyboard QWERTY fisik ke G5.

WISATA
Objek Wisata Paling Recomended di Jakarta

Objek Wisata Paling Recomended di Jakarta

Kamis, 28 Maret 2019 | 08:13

TANGERANGNEWS.com-Anda sedang mencari objek wisata terbaik di Jakarta? Meskipun menjadi kota metropolitan dengan tingkat mobilitas yang sangat

BANTEN
Mobil Avanza Nopol Jakarta 'Nyemplung' ke Laut

Mobil Avanza Nopol Jakarta 'Nyemplung' ke Laut

Selasa, 18 Juni 2019 | 19:59

TANGERANGNEWS.com - Mobil Avanza berplat nomor B 1087 CKB terjun bebas ( _nyemplung' ) ke laut dari KMP Nusa Putra di dekat Pulau Prajurit,

KOTA TANGERANG
Perizinan Online Terintegrasi Kota Tangerang Masuk Top 99 Inovasi Kemenpan RB

Perizinan Online Terintegrasi Kota Tangerang Masuk Top 99 Inovasi Kemenpan RB

Selasa, 18 Juni 2019 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, salah satunya

MANCANEGARA
Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Ulama kharsimatik, Fethullah Gulen menilai demokrasi di Turki telah dirusak Presiden Recep Tayyip Erdogan. Namun Fethullah Gulen percaya kondisi itu tak akan berlangsung lama.

"Jurnalisme, karena menyangkut pengumpulan informasi, sedikit berbeda dari pekerjaan intelijen. Dalam penilaian saya, pekerjaan seorang jurnalis sangat menarik."

Vladimir Putin (Presiden Rusia)