Connect With Us

Oppo Klaim telah Jual 50 Juta Unit Tahun Lalu

EYD | Selasa, 26 Januari 2016 | 07:21

Salesgirl ketika memperkenalkan produk-produk OPPO. Salah satu produsen smartphone terkemuka itu telah membangun pabrik besar di Mauk, Tangerang. Itu berarti kesempatan bagi masyarakat, khususnya warga Tangerang dalam mencari pekerjaan. (Reuters / ist)

TANGERANG – Agresif promosi serta coba menyasar segmen premium sepertinya berbuah manis bagi Oppo. Produsen smartphone asal China ini mengklaim telah menjual total 50 juta unit smartphone tahun lalu.

Jumlah itu memang cukup besar, hampir sama dengan pencapaian LG yang tahun lalu menjual 68 juta unit. Tapi, memang sangat jauh dari pemimpin pasar Samsung yang tahun kemarin kabarnya menjual 320 juta unit ponsel.

Seperti dikutip dari Android Headlines, dari angka 50 juta unit yang laku tersebut, 15 juta penjualan Oppo berasal dari tiga model paling laku. Yakni, Oppo R7 dan variannya R7s serta R7 Plus.

Oppo sebenarnya belum terlalu lama berkiprah di jagat smartphone, tapi tampaknya mulai diperhitungkan. Di antara deretan vendor China yang lain, capaian Oppo lumayan bagus jika memang angka penjualan itu benar.

Sebagai perbandingan lagi pada tahun lalu, Xiaomi menjual total 70 juta unit smartphone. Sedangkan pendatang baru Meizu menjual 20 juta unit. Paling banyak adalah Huawei yang mampu mengapalkan sekitar 100 juta unit ponsel cerdas tahun lalu.

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

OPINI
Konflik AS–Israel vs Iran: Nuklir, Energi, dan Peta Ulang Kekuatan Global

Konflik AS–Israel vs Iran: Nuklir, Energi, dan Peta Ulang Kekuatan Global

Senin, 2 Maret 2026 | 16:39

Ketegangan di Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya ketika serangan udara terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel diarahkan ke target strategis di Iran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill