Kompetisi Marching Band Paramount Petals Wadahi Kreativitas Pelajar Tangerang
Senin, 27 Juli 2026 | 07:50
Paramount Petals menggelar kompetisi marching band untuk meramaikan akhir pekan Minggu, 26 Juli 2026 di area Pasar Modern Paramount Petals.
TANGERANG – Samsung percaya diri Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge sukses di pasaran. Vendor raksasa asal Korea Selatan itu kabarnya akan memproduksi 17,2 juta unit Galaxy S7 dalam tiga bulan ke depan.
Kabar tersebut dilaporkan oleh media di Korea Selatan ETNews yang mengutip sumber terkait. Artinya, Samsung yakin bahwa di kuartal I 2016, Galaxy S7 kemungkinan mencapai penjualan sekitar 17 juta unit di seluruh dunia.
Sebagai perbandingan, Galaxy S6 tahun lalu dilaporkan terjual 15,8 juta unit dalam tiga bulan pertama ketersediaannya. Sedangkan Galaxy S4 laku 15,2 juta unit dalam jangka waktu yang sama.
Galaxy S7 yang baru saja diluncurkan di arena Mobile World Congress 2016 di Barcelona, membawa sejumlah fitur unggulan dan perbaikan spek. Samsung mengusung prosesor Snapdragon 820 atau Exynos 8890, RAM 4 GB, layar quad HD serta baterai lebih besar dari Galaxy S6.
Fitur unggulannya antara lain bodi tahan air dan debu berkat sertifikasi IP68. Kamera S7 memiliki teknologi baru bernama Dual Pixel yang menurut beberapa pengujian mampu menghasilkan gambar cemerlang, meski di kondisi cahaya rendah.
Di Indonesia sendiri, pre order Galaxy S7 sudah dibuka. Handset ini dijual mulai Rp 9 juta untuk versi reguler dan Rp 10,5 juta untuk versi Edge yang didiskon khusus selama masa pemesanan.
Paramount Petals menggelar kompetisi marching band untuk meramaikan akhir pekan Minggu, 26 Juli 2026 di area Pasar Modern Paramount Petals.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews