Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC
Rabu, 6 Mei 2026 | 08:38
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TANGERANG-Rencana Sinar Mas Land membangun pemukiman elite di Serpong sebagai kota digital akan diwujudkan dengan menggandeng perusahaan teknologi digital terintegrasi Kresna Graha Investama.
Izak Jenie CPO Kresna Graha Investama mengatakan, BSD Smart Digital City nantinya akan seperti ‘Go-Jek’ dimana kebutuhan penghuni BSD akan ada dalam satu aplikasi.
“Seperti Go-Jek nantinya, kan awalnya Go-Jek juga hanya berisi Go-Ride, kemudian ke sini baru ada Go-Food dan lain-lain, nah nanti kita juga begitu, bahkan lebih enak lagi karena di sini kan data penduduk BSD sudah jelas,” ujar Izak saat ditemui di Tangerang, BSD.

Sama dengan Go-Jek, aplikasi BSD Digital Smart City yang namanya belum disepakati tentunya juga akan bisa didownload di semua ponsel yang berteknologi baik android dan IOS.
“Jadi kita ini tak mau hanya asal klaim, smart digital city, itu terlalu banyak yang mengklaim. Kita akan kita buktikan dari penduduk BSD bangun tidur sampai malam hari akan tidur kita layani dengan ini, agar memudahkan penduduk dalam membayar berbagai transaksi,” ujarnya.
Menurutnya, untuk membangun sistem digital pihaknya memerlukan penyempurnaan selama kurun waktu sekitar dua tahun.
Sehingga, sistem ini baru akan menjadi sukses atau lancar melayani penghuni BSD dirinya memperkirakan selama dua tahun.
“2018 lah target semua selesai, kalau dalam waktu dekat setelah lebaran. Untuk membangun sistem seperti ini kita harus tinggal di BSD,” ujarnya.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TODAY TAGDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews