Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG – Samsung dan LG merilis ponsel flagshipnya, Galaxy S7 dan G5, di hari yang sama. Namun, ponsel Samsung sudah lebih dulu bisa dipesan. Kini, G5 pun mulai membuka keran pre order.
Inggris adalah satu dari beberapa negara pertama yang kebagian ponsel modular ala LG tersebut. Calon pembeli di Inggris harus mengeluarkan uang 529 pounds atau sekitar Rp 9,8 juta (1 pounds = Rp 18.600) untuk menebus ponsel yang tersedia dalam warna Rose Gold dan Titan Gray tersebut.
LG G5 diharapkan akan mulai dikirimkan ke para pemesannya pada 8 April mendatang. Harga yang nyaris Rp 10 juta tersebut hampir sama dengan harga yang dipatok Samsung untuk Galaxy S7.
Selain Inggris, LG juga sudah membuka pemesanan G5 di Amerika Serikat (AS), meski belum mengungkap harga jual ponsel jagoannya itu. Di AS, setiap pembeli G5 akan mendapat sebuah baterai cadangan dan charging cradel secara gratis.
Khusus untuk Indonesia, belum ada kepastian kapan ponsel modular ini akan masuk secara resmi. Namun, pihak LG sudah memastikan bahwa G5 bersama beberapa ponsel LG lainnya akan dirilis di Indonesia.
"Kami berharap bisa tersedia April atau awal Mei. Tak hanya G5, akan ada lebih banyak model smartphone yang kami hadirkan pada kuartal kedua tahun ini," ujar President Director LG Electronic Indonesia Lee Jae-young.
LG G5 dibekali prosesor Snapdragon 820 dan RAM 4 GB. Ruang penyimpanan internalnya 32 GB ditambah slot MicroSD yang mendukung hingga 2 TB. Kamera belakangnya sendiri terdiri dari 16 megapixel dan 8 megapixel. Sedangkan kamera depannya berukuran 8 megapixel.
Ponsel yang menjalankan Android Marshmallow ini tersemat baterai 2.800 mAh. Tersedia koneksi 4G LTE, NFC dan Bluetooth 4.2. Seperti Nexus 5X, LG G5 mengusung USB Type C.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Wilayah Banten menggelar gerakan “Merdeka Stunting 2026” di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis 20 Agustus 2026.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews