Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TANGERANG – Galaxy S7 sebagai ponsel pintar jagoan Samsung disebut-sebut membantu keuntungan perusahaan lantaran penjualannya yang laris manis.
Penjualan Galaxy S7 dan ponsel yang ditargetkan untuk kelas menengah dilaporkan telah memberi kontribusi lumayan besar terhadap pendapatan Samsung di kuartal pertama tahun ini.
Perusahaan asal Korea Selatan itu meramalkan bahwa keuntungan operasi mereka akan berkisar USD5,7 miliar atau setara Rp75 triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan 10% dari kuartal yang sama pada 2015.
Mengutip situs PCWorld, Samsung selama ini diimpit oleh iPhone dari Apple sebagai produk untuk kelas atas dan vendor-vendor China yang menyasar kelas menengah dan bawah.
Namun, ponsel Galaxy S7, serta S7 Edge yang memiliki layar melengkung di bagian tepinya diyakini menjadi jebolan baru untuk pasar kelas atas.
Menurut manajer riset IDC Asia Pasifik Kiranjeet Kaur, perangkat Galaxy S7 yang dilengkapi dengan fitur waterproof alias tahan air dan memori yang bisa diperluas telah terbukti jauh lebih menarik untuk konsumen.
Belum lagi sejumlah produk Samsung yang menyasar kelas menengah seperti seri Galaxy J dan Galaxy A yang dilaporkan menghasilkan penjualan menakjubkan di negara berkembang.
Kaur juga menambahkan, seri Galaxy J yang dibanderol sekitar USD100 hingga USD250 juga mendulang penjualan yang baik di ranah online. Samsung berharap bisa merilis hasil laporan keuangan secara menyeluruh pada akhir April mendatang.
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews