Connect With Us

Ini Harga Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge Berlapis Emas

EYD | Sabtu, 9 April 2016 | 10:23

Samsung S7 berlapis emas (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Sekarang pengguna ponsel Samsung bisa menemukan versi emas dari Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge. Karalux baru saja membuat versi emas dari dua ponsel Samsung itu.

Sebagai produsen ponsel berbahan emas murni, berlian, dan emas putih, Karalux membuat Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge berlapis emas 24 karat. Lantas berapa harga untuk ponsel mewah ini?

Dilansir dari laman International Bussiness Times, Samsung Galaxy S7 dipatok dengan harga USD 1.750 atau sekitar Rp 23 Juta. Sedangkan Samsung S7 Edge dibanderol dengan harga USD 1.950 atau sekitar Rp 25 Juta.

Harga ini sepertinya masih wajar mengingat proses pelapisan emas dua ponsel itu rumit dan memakan waktu lama. Engineer perusahaan Karalux kabarnya menghabiskan waktu selama 6 jam berturut-turut untuk melapisi kedua ponsel itu dengan emas.

 

Belum lagi mereka juga harus melalui 10 tahapan berbeda demi menyempurnakan desain ponsel berlapis emas itu. Tahapan itu meliputi treatment untuk permukaan, aktivasi permukaan dan menciptakan lapisan logam mulia serta melapisi dengan emas 24 karat.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

PROPERTI
Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Kamis, 22 Januari 2026 | 19:04

Sinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill