Telkomsel Tebar Voucher Jutaan Rupiah hingga Nobar Seru di Serang
Selasa, 20 Januari 2026 | 20:43
Mengawali tahun 2026 dengan penuh apresiasi, Telkomsel Regional Jakarta Banten kembali memperkuat ikatan dengan para pelanggan setianya.
TANGERANG — Baidu semakin agresif dalam berupaya mengembangkan mobil tanpa sopir. Perusahaan asal China itu sampai membentuk sebuah tim penelitian khusus di Silicon Valley.
Tim yang ditempatkan di kampung halaman Google itu rencananya akan dikembangkan hingga beranggotakan lebih dari 100 teknisi dan peneliti. Tenggang waktunya hingga akhir 2016 ini.
Sebagaimana dilansir dari The Verge, tim tersebut akan menjadi bagian dari proyek Autonomous Driving Unit (ADU-US) dan mengerjakan berbagai hal, mulai dari perencanaan, persepsi, pengendalian, sampai soal sistem.
Baidu memilih Silicon Valley sebagai lokasi kerja tim mereka karena izin untuk menerapkan mobil tanpa sopir sudah diperoleh di daerah tersebut. Selanjutnya, mereka bakal mengembangkannya ke daerah lain, yang juga sudah disertai izin.
Sama seperti mobil tanpa sopir buatan Google, mobil milik Baidu juga akan diberi tanda. Tujuannya agar kepemilikan mobil tersebut bisa dilihat dengan jelas dan dapat dibedakan dengan mobil lain.
"Tim Baidu di Silicon Valley memegang peran penting dalam pembuatan mobil masa depan. Kami sepenuhnya menjalankan komitmen untuk mewujudkan mobil yang bisa bergerak tanpa sopir," ujar General Manager Baidu Autonomous Driving Unit, Jing Wang.
Sebelumnya, raksasa internet China itu memang sudah berulang kali dikabarkan sedang membuat mobil tanpa sopir. Sejak dua tahun lalu, mereka sudah bekerja sama dengan pabrikan mobil BMW dan Samsung untuk mewujudkannya.
Menurut kabar terakhir mengenai proyek mobil tanpa sopir itu, Baidu ingin meluncurkan teknologi tersebut untuk konsumen pada 2018.
Mengawali tahun 2026 dengan penuh apresiasi, Telkomsel Regional Jakarta Banten kembali memperkuat ikatan dengan para pelanggan setianya.
TODAY TAGKawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews