Bos Judi Online Diringkus di Tangerang, Punya 17 Karyawan di Kamboja Raup Rp300 Juta Per Bulan
Kamis, 2 April 2026 | 21:28
Aksi pria berinisial LT, 40, otak di balik situs judi online kelas kakap berakhir di tangan Bareskrim Polri.
TANGERANG — Baidu semakin agresif dalam berupaya mengembangkan mobil tanpa sopir. Perusahaan asal China itu sampai membentuk sebuah tim penelitian khusus di Silicon Valley.
Tim yang ditempatkan di kampung halaman Google itu rencananya akan dikembangkan hingga beranggotakan lebih dari 100 teknisi dan peneliti. Tenggang waktunya hingga akhir 2016 ini.
Sebagaimana dilansir dari The Verge, tim tersebut akan menjadi bagian dari proyek Autonomous Driving Unit (ADU-US) dan mengerjakan berbagai hal, mulai dari perencanaan, persepsi, pengendalian, sampai soal sistem.
Baidu memilih Silicon Valley sebagai lokasi kerja tim mereka karena izin untuk menerapkan mobil tanpa sopir sudah diperoleh di daerah tersebut. Selanjutnya, mereka bakal mengembangkannya ke daerah lain, yang juga sudah disertai izin.
Sama seperti mobil tanpa sopir buatan Google, mobil milik Baidu juga akan diberi tanda. Tujuannya agar kepemilikan mobil tersebut bisa dilihat dengan jelas dan dapat dibedakan dengan mobil lain.
"Tim Baidu di Silicon Valley memegang peran penting dalam pembuatan mobil masa depan. Kami sepenuhnya menjalankan komitmen untuk mewujudkan mobil yang bisa bergerak tanpa sopir," ujar General Manager Baidu Autonomous Driving Unit, Jing Wang.
Sebelumnya, raksasa internet China itu memang sudah berulang kali dikabarkan sedang membuat mobil tanpa sopir. Sejak dua tahun lalu, mereka sudah bekerja sama dengan pabrikan mobil BMW dan Samsung untuk mewujudkannya.
Menurut kabar terakhir mengenai proyek mobil tanpa sopir itu, Baidu ingin meluncurkan teknologi tersebut untuk konsumen pada 2018.
Aksi pria berinisial LT, 40, otak di balik situs judi online kelas kakap berakhir di tangan Bareskrim Polri.
TODAY TAGCuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.
Punya hobi ngonten atau sekadar suka berbagi momen estetik di media sosial? Tahun ini adalah kesempatan emas bagi kamu untuk mengubah kreativitas menjadi pundi-pundi hadiah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews