Connect With Us

Main Instagram, Bocah 10 Tahun Dapat Uang Rp 132 Juta

FER | Rabu, 4 Mei 2016 | 22:29

Ilustrasi Hacker (google / TangerangNews)

TANGERANG - Seorang bocah 10 tahun asal Finlandia diganjar hadiah sejumlah besar uang lantaran menemukan kelemahan sekuriti di Instagram.

Bayangkan kalau pengguna Instagram bisa bebas menghapus komentar dan caption foto di posting pengguna lain. Tentu, layanan photo sharing itu akan menjadi kacau.

Seorang anak lelaki berumur 10 tahun dari Finlandia menemukan bahwa hal ini memang bisa dilakukan dengan memanfaatkan bug sekuriti dalam kolom komentar Instagram.

Untunglah, si bocah bernama Jani itu tak berbuat iseng. Sebaliknya, dia melaporkan dan mendemonstrasikan temuannya itu ke tim Instagram. Jani pun diganjar hadiah uang sebesar 10.000 dollar AS atau lebih dari Rp 132 juta.

“Saya menguji apakah kolom komentar di Instagram bisa menangani kode berbahaya. Ternyata tidak,” ujar Jani .

“Saya menemukan bahwa saya ternyata bisa menghapus komentar orang lain. Saya bisa menghapus komentar siapapun, seperti Justin Bieber,” lanjutnya.

Sedari dulu, Jani memang tertarik pada bidang information security dan terus mengasah kemampuannya lewat aneka video instruksi di YouTube.

Dia memberitahu Instagram soal kelemahan sekuriti ini pada Februari lalu. Bulan Maret, bug tersebut sudah diperbaiki.

Instagram yang dimiliki oleh Facebook menyediakan hadiah uang bagi siapapun yang bisa menemukan dan melaporkan celah keamanan di layanannya melalui program “bug bounty”.

Sejauh ini, program tersebut telah memberikan hadiah uang sebesar 4,3 juta dollar AS atau sekitar Rp 57 miliar ke lebih dari 800 orang penemu bug. Jani adalah orang termuda yang mendapat reward ini.

Lalu, apa yang akan dilakukannya dengan uang hadiah itu? Sederhana saja. Jani berencana membeli sebuah bola sepak dan sepeda baru.

 

 

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

TANGSEL
Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:14

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan berbagai upaya untuk mengatasi krisis sampah di wilayah tersebut. Kali ini dengan memanfaatkan metode Teba Komposter, sebagai solusi pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan.

NASIONAL
Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:56

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengumumkan jadwal pembelian tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill