1 Tahun Berjalan, Penerima MBG di Kabupaten Tangerang Capai 300 Ribu Orang
Kamis, 8 Januari 2026 | 21:07
Sudah satu tahun pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan, penerima manfaat di Kabupaten Tangerang mencapai ratusan ribu.
TANGERANG-PT XL Axiata Tbk bekerjasama dengan Yonder Music meluncurkan sebuah layanan dalam komitmen layanan hiburan music untuk pelanggan XL dan Axis secara ekskusif.
Yonder menyediakan akses lebih dari 20 juta lagu dari jutaan musisi dan seluruh dunia termasuk musisi local Indonesia. Aplikasi ini dapat dinikmati mulai 19 Mei 2016 dan diluncurkan secara resmi bersamaan dengan digelarnya konser Yonder Music All-Star Live yang menampilkan 17 artis ternama di arena Tenis Indoor, Senayan.
Presiden Direktur Xl Dian Siswarini mengatakan, seiring dengan upaya XL untuk terus meningkatkan kualitas layanan internet cepat 4G LTE, Xl kini menghadirkan layanan music Yonder . Selain video, music adalah konten yang paling sering diakses pelanggan XL melalui smartphone mereka. Oleh karena itu setelah sebelumnya pihaknya meluncurkan layanan streaming video Tribe, kini XL hadir dengan layanan music streaming Yonder.
“XL telah mempersiapkan jauh-jauh hari sebelum layanan musik ini akhirnya diluncurkan. Bersama Yonder, Xl telah melakukan riset kepada konsumen untuk memastikan layanan music yang pas untuk pelanggan XL dan masyarakat Indonesia,” ujar Dian.
Pelanggan XL bisa mengakses layanan music ini dengan berlangganan paket data xl Hotroad atau Combo Xtra senilai Rp100 ribu. “Melalui layanan ini pelanggan bisa mengunduh, memutar secara offline dan membagikan kepada oranglain,” tuntasnya.
Sudah satu tahun pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan, penerima manfaat di Kabupaten Tangerang mencapai ratusan ribu.
TODAY TAGMerencanakan liburan sejak awal tahun menjadi strategi yang banyak dipilih masyarakat agar waktu istirahat bisa dimaksimalkan tanpa harus mengambil cuti terlalu banyak.
enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews