Connect With Us

Pengguna Android Terancam Dimata-matai

FER | Kamis, 18 Agustus 2016 | 11:45

| Dibaca : 1267

Android KitKat (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNews.com - Firma keamanan Lookout menemukan bug pada Android KitKat ke atas. Ini berpotensi menyerang 80 persen perangkat Android yang beredar di pasaran.

Sebanyak 80 persen perangkat Android rentan terhadap serangan mata-mata. Persentase itu senilai dengan lebih kurang 1,4 juta unit smartphone atau tablet yang tersebar di seluruh dunia.

Setidaknya begitu menurut temuan firma keamanan Lookout, sebagaimana dilaporkan TheNextWeb, Kamis (18/8/2016).

Temuan itu mengidentifikasi bug pada Android KitKat 4.4 ke atas. Bug tersebut bisa digunakan untuk mengeksploitasi dan memata-matai akses internet pengguna melalui perambannya.

Kabar buruk lainnya, peretas bisa mendengarkan komunikasi antara pengguna yang diretas dengan orang lain atau kerap disebut man-in-the-middle-attack. Serangan itu bisa dilakukan tanpa persetujuan jaringan komunikasi yang dipakai pengguna.

Meski bug tersebut bisa dieksploitasi, kata perwakilan Lookout, peretas tak akan gampang melakukannya. Peretas butuh waktu sekitar satu menit untuk menyerang satu pengguna.

Jadi, bug itu tak bisa dimanfaatkan untuk melakukan serangan massal. Sang peretas hanya bisa menargetkan pengguna satu per satu.

Selain itu, Google mengatakan bahwa tim engineer-nya sudah mengetahui kerentanan tersebut dan menyiapkan strategi penanggulangan jitu. Entah kapan perbaikan itu bisa dipastikan kepada seluruh pengguna.

KAB. TANGERANG
Marak Makanan & Obat Berbahaya, Kantor BPOM Harus Hadir di Tangerang

Marak Makanan & Obat Berbahaya, Kantor BPOM Harus Hadir di Tangerang

Selasa, 17 Oktober 2017 | 15:00

Marak Makanan & Obat Berbahaya, Kantor BPOM Harus Hadir di Tangerang

BANDARA
Pegawai PT ACS Bandara Soekarno Hatta Curi 1200 Botol Parfum

Pegawai PT ACS Bandara Soekarno Hatta Curi 1200 Botol Parfum

Senin, 16 Oktober 2017 | 13:00

Pegawai PT ACS Bandara Soekarno Hatta Curi 1200 Botol Parfum

KOTA TANGERANG
Nasib LBH di Posbakum PA Tangerang yang Minta Rp 20 Juta Diujung Tanduk

Nasib LBH di Posbakum PA Tangerang yang Minta Rp 20 Juta Diujung Tanduk

Selasa, 17 Oktober 2017 | 16:00

"Kalau dia umpamanya di ruang selain Pos Bantuan Hukum, boleh saja mereka ngomong (tarif). Di ruang Pos Bantuan Hukum kan enggak boleh, dia kasih penjelasan mustinya. Kalau di sana, sebagai Pos Bantuan Hukum, tidak boleh bicara itu di dalam,"

"Dalam hidup, tidak ada seorang pun yang mendapatkan tepat seperti apa yang mereka sangka akan dapatkan. Tapi ketika Anda bekerja dengan keras dan bersikap baik, berbagai hal yang mengagumkan akan terjadi."

Conan O'Brein