Connect With Us

10 Langkah Mudah Menghadapi Kejahatan Siber

Denny Bagus Irawan | Kamis, 6 April 2017 | 14:00

Ilustrasi Hacker. (@tangerangnews 2017 / Denny Bagoes Irawan)

TANGERANGNEWS.com-Internet telah mengubah gaya hidup kita, mulai dari cara menyelesaikan pekerjaan, berkomunikasi, melakukan aktivitas sosial, berbelanja, mencari hiburan semua berubah berkat keberadaan internet. Dengan segala kelebihannya yang membuat hidup terasa menjadi lebih mudah, internet memiliki sisi gelap yang mengintai penggunanya melalui kejahatan siber. Lengah sedikit, kita menjadi korban.

Kejahatan siber selalu mengintai setiap aktivitas kita saat berselancar di internet. Selalu saja ada ruang atau celah yang dapat membahayakan keamanan dan menyebabkan kerugian finansial. Maraknya modus penyerangan kejahatan Siber  melalui internet membuat para penggunanya dituntut untuk ekstra berhati-hati.

Demi menjaga keamanan dan kenyamaan ketika sedang berselancar atau menggunakan layanan internet yang lain, tidaklah diperlukan pengetahuan maupun keahlian khusus mengenai kejahatan siber di dunia maya. Pengguna awam pun dapat berinternet dengan nyaman dan aman dengan melakukan langkah-langkah komprehensif untuk melindungi kita dari segala macam ancaman di dunia digital.

Langkah Mudah Menghadapi Kejahatan Siber

1.Melindungi Perangkat

Hal paling mendasar yang dapat dilakukan pengguna perangkat untuk menjaga keamanan adalah dengan menggunakan tiga teknologi murah: aplikasi antivirus, aplikasi anti-spyware dan firewall. Saat ini ada 1 hal lagi yang mutlak diperlukan yaitu anti ransomware. 

Beberapa perusahaan penyedia jasa keamanan internet telah menyediakan software keamanan yang komprehensif dan pastinya mencakup empat aplikasi tersebut dalam satu paket murah yang mudah digunakan untuk memberikan proteksi menyeluruh terhadap perangkat. Hindari menggunakan software bajakan, selain ilegal, software semacam ini tidak akan sanggup memberikan perlindungan yang tepat.

2.Update Sistem Operasi, Aplikasi dan Antivirus

Penyerangan melalui internet banyak sekali yang memanfaatkan “celah” pada sistim perangkat kita. untuk itu, update secara berkala merupakan poin paling penting dan sangat vital bagi pengguna internet. Beberapa pengembang aplikasi telah menyediakan fitur update berkala secara otomatis untuk menambah kemampuan.

3.Membuat Salinan atau Backup

Backup harus dilakukan secara rutin. Pastikan data salinan disimpan di tempat yang aman. Simpan backup pada eksternal drive dengan kapasitas yang memadai, pastikan tidak terhubung sama sekali dengan komputer lain atau jaringan, karena jika komputer backup terinfeksi dengan jenis ransomware, file backup bisa jadi terenkripsi juga, bahkan jika mereka disimpan di cloud sekalipun.

Jika komputer utama terinfeksi dan kita memiliki backup di tempat yang aman, maka kita dengan mudah dapat mengembalikan data yang terinfeksi setelah berhasil membersihkan sistem dari malware. Agar semakin aman, gunakan teknologi enkripsi (secure data) pada enternal drive atau folder yang digunakan. Sehingga jika terjadi pencurian pada perangkat enternal atau pencurian akses drive, pencuri tidak akan dapat membaca data yang ada.

 

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14

Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill