Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Dorong Ribuan PPPK Jadi Penuh Waktu
Kamis, 9 April 2026 | 21:43
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Tangerang kini bisa bernapas lega.
TANGERANGNEWS.com-Tak hanya produsen automotif ternama saja yang berlomba-lomba menciptakan kendaraam listrik, bahkan Modular Energy Efficient Portage (Meep) Perusahaan yang berbasis di Filipina menciptakan motor listrik yang bahan utamanya dari alam yakni bambu.
Seperti dilansir dari Ridepart, Christopher Paris Lacson Direktur Desain dan CEO di Meep Inc mengaku Lacson anak perusahaanya menciptakan Banatti motor listrik dari bambu, nama Banatti sendiri berasal dari bahasa Tagalog Banat (yang berarti "pergi cepat"). Green Falcon menjelaskan Banatti, sepeda motor listrik yang bahan dasarnya terbuat dari bambu.
Bahan bambu tersebut meliputi kursi, rangka, dan rumah spedo meter, beratnya motor tersebut hanya 14,5 kilogram. Menurut Lacson terciptanya motor ini akibat kebijakan pemerintah Filipina mengamanatkan penanaman 10 juta hektar bambu pada tahun 2020.

Lacson ingin menggunakan waktu menjelang tahun 2020 untuk muncul dengan meluncurkan motor dari bahan organik yang ia klaim memiliki kekuatan "mirip dengan baja", serta menunjukkan bahwa ketika dikomposisi, bambu menjadi sangat kuat.
Untuk mengantisipasi panen beberapa tahun ke depan, Program Ekstremik Bambu didirikan, menantang para insinyur dan perancang untuk menghasilkan penggunaan bambu yang menarik dan inovatif yang kemudian diperkenalkan di Manila Fame Show yang diadakan pada bulan Oktober, yang mana Banatti memulai debutnya sepeda motor listrik, bambu.
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Tangerang kini bisa bernapas lega.
TODAY TAGBanten bersiap menyambut layanan kesehatan kelas dunia. Sebab, rumah sakit (RS) berstandar internasional dengan teknologi medis paling mutakhir akan dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK-ETKI) Banten
TANGERANGNEWS.com-Pelaku pencurian yang membobol rumah kosong (rumsong) di Klaster Graha Rahmania, Sudimara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pada Minggu 22 Maret 2026 lalu, merupakan residivis kasus yang sama.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews