Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Tak hanya produsen automotif ternama saja yang berlomba-lomba menciptakan kendaraam listrik, bahkan Modular Energy Efficient Portage (Meep) Perusahaan yang berbasis di Filipina menciptakan motor listrik yang bahan utamanya dari alam yakni bambu.
Seperti dilansir dari Ridepart, Christopher Paris Lacson Direktur Desain dan CEO di Meep Inc mengaku Lacson anak perusahaanya menciptakan Banatti motor listrik dari bambu, nama Banatti sendiri berasal dari bahasa Tagalog Banat (yang berarti "pergi cepat"). Green Falcon menjelaskan Banatti, sepeda motor listrik yang bahan dasarnya terbuat dari bambu.
Bahan bambu tersebut meliputi kursi, rangka, dan rumah spedo meter, beratnya motor tersebut hanya 14,5 kilogram. Menurut Lacson terciptanya motor ini akibat kebijakan pemerintah Filipina mengamanatkan penanaman 10 juta hektar bambu pada tahun 2020.

Lacson ingin menggunakan waktu menjelang tahun 2020 untuk muncul dengan meluncurkan motor dari bahan organik yang ia klaim memiliki kekuatan "mirip dengan baja", serta menunjukkan bahwa ketika dikomposisi, bambu menjadi sangat kuat.
Untuk mengantisipasi panen beberapa tahun ke depan, Program Ekstremik Bambu didirikan, menantang para insinyur dan perancang untuk menghasilkan penggunaan bambu yang menarik dan inovatif yang kemudian diperkenalkan di Manila Fame Show yang diadakan pada bulan Oktober, yang mana Banatti memulai debutnya sepeda motor listrik, bambu.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews