ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Tak hanya produsen automotif ternama saja yang berlomba-lomba menciptakan kendaraam listrik, bahkan Modular Energy Efficient Portage (Meep) Perusahaan yang berbasis di Filipina menciptakan motor listrik yang bahan utamanya dari alam yakni bambu.
Seperti dilansir dari Ridepart, Christopher Paris Lacson Direktur Desain dan CEO di Meep Inc mengaku Lacson anak perusahaanya menciptakan Banatti motor listrik dari bambu, nama Banatti sendiri berasal dari bahasa Tagalog Banat (yang berarti "pergi cepat"). Green Falcon menjelaskan Banatti, sepeda motor listrik yang bahan dasarnya terbuat dari bambu.
Bahan bambu tersebut meliputi kursi, rangka, dan rumah spedo meter, beratnya motor tersebut hanya 14,5 kilogram. Menurut Lacson terciptanya motor ini akibat kebijakan pemerintah Filipina mengamanatkan penanaman 10 juta hektar bambu pada tahun 2020.

Lacson ingin menggunakan waktu menjelang tahun 2020 untuk muncul dengan meluncurkan motor dari bahan organik yang ia klaim memiliki kekuatan "mirip dengan baja", serta menunjukkan bahwa ketika dikomposisi, bambu menjadi sangat kuat.
Untuk mengantisipasi panen beberapa tahun ke depan, Program Ekstremik Bambu didirikan, menantang para insinyur dan perancang untuk menghasilkan penggunaan bambu yang menarik dan inovatif yang kemudian diperkenalkan di Manila Fame Show yang diadakan pada bulan Oktober, yang mana Banatti memulai debutnya sepeda motor listrik, bambu.
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGKebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews