Connect With Us

Motor Listrik dari Bambu Siap Dijual Tahun 2020

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 2 April 2018 | 10:00

| Dibaca : 833

Modular Energy Efficient Portage (Meep) Perusahaan yang berbasis di Filipina menciptakan motor listrik yang bahan utamanya dari alam yakni bambu. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tak hanya produsen automotif ternama saja yang berlomba-lomba menciptakan kendaraam listrik, bahkan Modular Energy Efficient Portage (Meep) Perusahaan yang berbasis di Filipina menciptakan motor listrik yang bahan utamanya dari alam yakni bambu.

Seperti dilansir dari Ridepart, Christopher Paris Lacson  Direktur Desain dan CEO di Meep Inc mengaku  Lacson anak perusahaanya menciptakan Banatti motor listrik dari bambu, nama Banatti sendiri berasal dari bahasa Tagalog Banat (yang berarti "pergi cepat"). Green Falcon menjelaskan Banatti, sepeda motor listrik yang  bahan dasarnya terbuat dari bambu.

Bahan bambu tersebut meliputi kursi, rangka, dan rumah spedo meter, beratnya motor tersebut hanya 14,5 kilogram. Menurut Lacson terciptanya motor ini akibat kebijakan pemerintah Filipina mengamanatkan penanaman 10 juta hektar bambu pada tahun 2020.



Lacson ingin menggunakan waktu menjelang tahun 2020 untuk muncul dengan meluncurkan motor dari bahan organik yang ia klaim memiliki kekuatan "mirip dengan baja", serta menunjukkan bahwa ketika dikomposisi, bambu menjadi sangat kuat.

Untuk mengantisipasi panen beberapa tahun ke depan, Program Ekstremik Bambu didirikan, menantang para insinyur dan perancang untuk menghasilkan penggunaan bambu yang menarik dan inovatif yang kemudian diperkenalkan di Manila Fame Show yang diadakan pada bulan Oktober, yang mana Banatti memulai debutnya sepeda motor listrik, bambu.



Motor ini dirancang untuk digunakan di kota, motor ini dirancang untuk memiliki kecepatan maksimum 60mph  dengan menggunakan  baterai, ditambah 60mph memiliki jangkauan sekitar 27 hingga 31 mil per -sekali cas.

Di Filipina sendiri  tak hanya motor yang terbuat dari bambu, bahkan Sepeda pu dibuat dari bambu yang dipotong dan dikeringkan, kemudian dibungkus lapisan yang dibuat dari serat cannabis. Menurut McClelland, bambu adalah salah satu materi terkuat di dunia, dan memiliki kekuatan seperti metal.

Metro Manila termasuk daerah di Asia yang paling menderita akibat polusi. Kadar PM (particulate matter) atau partikulat di Manila lebih dari dua kali lipat yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sebagai reaksinya, pemerintah meluncurkan sejumlah proyek yang bertujuan mengembangkan bentuk lebih ramah lingkungan.(Sumber: sindonews.com)

KOTA TANGERANG
Bahtiar Alamsyah yang Tewas Tertembak Dikenal Rajin Ibadah

Bahtiar Alamsyah yang Tewas Tertembak Dikenal Rajin Ibadah

Rabu, 22 Mei 2019 | 19:12

TANGERANGNEWS.com-Bahtiar Alamsyah, 23 tahun, warga Jalan Jembatan Besi, RT 04/02, Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang yang tewas setelah tertembak dalam aksi demo di kawasan Tanah Abang dikenal rajin beribadah.

KAB. TANGERANG
Luar Biasa! Pemkab Tangerang Raih WTP 11 Kali Berturut-turut

Luar Biasa! Pemkab Tangerang Raih WTP 11 Kali Berturut-turut

Rabu, 22 Mei 2019 | 19:20

TANGERANGNEWS.com-Pemkab Tangerang kembali meraih hasil gemilang dalam mendapatkan penilaian opini dari BPK Perwakilan Banten. Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) itu 11 kali diraih secara berturut-turut, Rabu (22/5/2019).

AYO! TANGERANG CERDAS
Sinar Mas Land Kembali Gelar Festival Pendidikan

Sinar Mas Land Kembali Gelar Festival Pendidikan

Rabu, 1 Mei 2019 | 17:09

TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land kembali menggelar kegiatan Festival Pendidikan yang diselenggarakan di Mall Qbig, BSD City, Tangerang, Selasa

TOKOH
Jurnalis Budi Euy Roadshow Dongeng Keliling 7 Kota di Jawa

Jurnalis Budi Euy Roadshow Dongeng Keliling 7 Kota di Jawa

Jumat, 2 November 2018 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Pendongeng Keliling Nusantara Budi Sabarudin akan kembali menjalankan program Sedekah Dongeng Keliling Nusantara. Kali ini mengusung tajuk Roadshow Dongeng Keliling 7 Kota.

"Jurnalisme, karena menyangkut pengumpulan informasi, sedikit berbeda dari pekerjaan intelijen. Dalam penilaian saya, pekerjaan seorang jurnalis sangat menarik."

Vladimir Putin (Presiden Rusia)