Connect With Us

Apa Perbedaan LED dengan Lampu Lainnya?

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 30 September 2020 | 13:30

Lampu LED. (@TangerangNews / Istimewa)

Saat kita berbicara tentang bola lampu biasa yaitu bola lampu pijar, yang dimana jenisnya sudah ada sejak Thomas Edison pada tahun 1879. Bola lampu ini memiliki filamen yang bersinar, menghasilkan panas dan cahaya saat energi mengalir melaluinya.

LED, di sisi lain, memiliki elektron yang mengalir untuk menciptakan foton, cahaya yang bisa kita lihat. Foton hampir tidak menghasilkan panas. LED juga membutuhkan energi yang jauh lebih sedikit untuk menciptakan jumlah kecerahan yang sama seperti lampu pijar dan bertahan lebih lama.

Adapun beberapa fitur utama pencahayaan LED diantaranya merupakan teknologi lampu solid state yang dibuat dengan Light Emitting Dioda. Lebih hemat energi dibanding lampu pijar, fluorescent, atau lampu lainnya.

Lalu, bisa beroperasi pada suhu yang jauh lebih rendah dan permukaan tetap dingin saat disentuh. Ramah lingkungan, tahan lama serta mampu digunakan selama berjam-jam.

Seiring dengan teknologi pencahayaan LED menawarkan banyak manfaat langsung bagi pengguna. Diantaranya penghematan energi hingga 75% - 90% dengan durasi penggunaan 50.000 jam. Hanya memerlukan perawatan ringan, tanpa merkuri dan tidak ada sinar UV.

Selain itu, rendering warna yang akurat, mengurangi ketegangan mata karena adanya fitur eye care. Garansi yang panjang. Tidak diperlukan ballast. Mudah dipasang dengan cukup menggunakan perlengkapan yang ada serta terbuat dari bahan yang dapat didaur ulang.

HIBURAN
Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Hadirkan Gulai Salmon, Menu Gabungan Nusantara dan Western

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Hadirkan Gulai Salmon, Menu Gabungan Nusantara dan Western

Senin, 7 September 2026 | 17:08

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City menghadirkan Gulai Salmon sebagai menu baru yang memadukan karakter masakan Nusantara dengan bahan yang identik dengan kuliner Barat.

KOTA TANGERANG
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Selasa, 8 September 2026 | 19:47

Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang sempat menyebar di Kota Tangerang Sejak Minggu 6 September 2026 patut diwaspadai, terutama karena partikel abu dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill