Connect With Us

Tak ada dukungan dari Pemkot Tangsel, Pemuda Berprestasi Ini Ogah mempermasalahkan

Putri Rahmawati | Selasa, 26 Mei 2015 | 19:40

| Dibaca : 3784

Edy Fajar Prasetyo (Istimewa / TangerangNews)


TANGSEL-Meski menyabet prestasi dalam bidang pemanfaat sampah hingga mengharumkan nama Indonesia, bahkan Tangsel,  pemuda yang Tangsel Edy Fajar Prasetyo tak mempermasalahkan jika tak dibantu Pemerintah Kota Tangsel.

Aktivis sampah ini  berhasil meraih predikat terbaik ke-3 Kategori Sosial pada  ASEAN LeaderPreneur Conference (ALC) 2015 Malaysia. Saat ditanya tentang keterkaitan Pemerintah Kota Tangsel mengenai keberhasilannya menjadi terbaik ketiga kategori sosial dalam kegiatan ALC di Malaysia beberapa hari lalu, Edy mengatakan sejujurnya kepada awak media.

" Jujur saja, dari Pemkot Tangsel belum ada dukungan apa-apa. Padahal saya dan teman-teman sudah mengajukan jauh dari sebelum kita berangkat ke Malaysia. Sekitar satu bulan lebih sebelum keberangkatan. Saya bukan bermaksud menapikan Pemkot Tangsel. Memang saat itu katanya ibu Airin sedang ibadah umroh dan akhirnya proposal kita terhenti, belum mendapat disposisi," ujar Edy.


Setelah kembali dari Malaysia, Edy kembali menanyakan kelanjutan proposal yang ia ajukan kepada staf di Pemkot Tangsel."Kalau tidak dibantu sih kita mah tak apa-apa, asal ada informasi dan kepastiannya. Jadi kita kan enggak harus bolak-balik ke sana," tegas Edy.

Edy menceritakan, dirinyan diarahkan untuk bertemu dengan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany pada hari Rabu (20/5) pada acara open office, dimana Wali kota Tangsel menerima masyarakat yang memiliki keluhan atau pun saran.

"Akhirnya saya kesana, sesuai hari yg diberitahukan dengan membawa proposal yang ada waktu itu saya kirim untuk ibu Airin," tutur Edy.

Akhirnya, Edy pun diterima Airin. "Ibu hanya memberikan apresiasi atas terpilihnya kami dari kategori tingkat sosial best idea. Ibu sih hanya memberikan selamat. Ketika saya bicara tentang support lain,  jika ada kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan saya kira-kira bisa enggak kita kerja sama dengan pemkot Tangsel, Airin bilang bisa, dan langsung berkata coba kordinasi dengan Pak Pane," tuturnya.

Edy menceritakan, Pane itu sebagai Ketua CSR di Kota Tangsel. "Setalah itu saya langsung minta ke ajudan ibu Pak Slamet untuk minta nomor Pak Pane, kata Pak Slamet nanti akan dikirim nomornnya . Tapi sampai sekarang belum. Saya sudah SMS bahkan telepon, tapi belum dapat respons dari beliau. Entah dia itu ajudan atau staf dia bilang sih, ingin bantu memediasikan tapi sampai sekarang belum ada kabar," keluh Edy.

Edy hanya bisa berpikiran mungkin karena banyaknya kesibukan dan acara di Tangsel, pemerintah daerah menjadi kurang perhatian terhadap aktivitas mereka.

"Tapi kan saya berharap, sekiranya ada peluang untuk kita berkolaborasi dengan Pemkot Tangsel, ya kenapa enggak?" tutur Edy.

Kabag Humas Tangsel Dedi Rafidi mengatakan, bahwa ia tidak tahu apa-apa tentang permasalahan itu. "Kalau untuk surat-menyurat ibu (Airin) itu bagian Umum jadi Humas tidak tau apa-apa. Jika memang ibu mengarahkan untuk koordinasi ke Pak Slamet sebaiknya terus hubungi beliau (Slamet) saja," ujar Dedi.

TOKOH
SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

Rabu, 26 April 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com- Disela kesibukanya dalam mengemban amanah sebagai anggota Polri. Ipda Edy Arianto tanpa henti tetap memperhatikan kebersihan lingkungan yang ada di sekitarnya.

KOTA TANGERANG
187 Gram Ganja Diamankan dari Empat Pengedar

187 Gram Ganja Diamankan dari Empat Pengedar

Rabu, 26 April 2017 | 18:00

TANGERANGNEWS.comEmpat komplotan pengedar ganja di wilayah Tangerang yakni Adha Triana, Asep Jaluli, Agus dan Rohman Alias Oman, dibekuk aparat Poles Metro Tangerang Kota. Dari tangan pelaku diamankan barang bukti ganja dengan total berat 187,3 gram.

NASIONAL
ICW Kecam Keras Teror Terhadap Novel Baswedan

ICW Kecam Keras Teror Terhadap Novel Baswedan

Selasa, 11 April 2017 | 15:00

"Teror terhadap Novel harus dilihat sebagai ancaman terhadap agenda pemberantasan korupsi. Pasalnya, orang atau kelompok yang melakukan teror punya tujuan utama, yakni bagaimana supaya proses hukum atas kasus tertentu berhenti," katanya saat dihubungi Tan

BANTEN
Dukung Integrasi Tol Jakarta-Tangerang-Merak, Astra Infra Toll Road Tingkatkan Layanan

Dukung Integrasi Tol Jakarta-Tangerang-Merak, Astra Infra Toll Road Tingkatkan Layanan

Rabu, 26 April 2017 | 11:00

TANGERANGNEWS.com-Sebagai bentuk peningkatan pelayanan di bidang transaksi danuntuk mengurangi antrean menuju Gerbang Tol Karang Tengah, mulai tanggal 9 April 2017 akan diberlakukan integrasi sistem transaksi Ruas Tol Jakarta–Tangerang (segmen Simpang Sus

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor