Connect With Us

Jazuli Juwaini: Tunjukkan Demokrasi Kita Bermartabat

Denny Bagus Irawan | Selasa, 15 Desember 2015 | 14:42

| Dibaca : 657

Jazuli Juwaini (tangerangnews.com / Dira Derdy)

TANGERANG - Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, mengatakan hendaknya semua pihak semakin menunjukkan  demokrasi yang bermartabat. Baik dalam kontestasi pemilihan seperti pilkada atau pemilu, maupun dalam praktek ketatanegaraan. Hal itu dikemukakan Jazuli saat melaksanakan Sosialisasi 4 Platform Bernegara di Yayasan Al-Ummah, Ciputat (Senin, 7/12).

Menurut Anggota DPR dapil Banten III ini, demokrasi yang bermartabat khususnya dalam kontestasi pemilu/pilkada mensyaratkan sejumlah hal sebagai berikut.

Pertama, setiap paslon dan partai pendukungnya menyadari bahwa kontestasi pilkada hanyalah sarana berlomba untuk mengabdi dan melayani rakyat ketika terpilih kelak. Dengan demikian siapapun yang terpilih tidak akan memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan pribadi atau golongannya. Sebaliknya ia akan selalu bersedia melayani rakyatnya.

Kedua, pilkada diselenggarakan dengan jujur dan adil dengan mengedepankan sportivitas dan fairness dalam pelaksanaannya. Tidak boleh ada pihak-pihak yang bermain curang, politik uang, politisasi birokrasi, atau ketidak netralan penyelenggara.

Jika itu terjadi sudah pasti demokrasi tercoreng dan tujuan subtansialnya tidak akan tercapai. Suara rakyat harus tetap terjaga, tidak boleh ada manipulasi, hingga penetapan paslon terpilih sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Ketiga, rakyat memilih dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Artinya rakyat menyadari bahwa pilkada menentukan masa depan daerah karena darinya lahir pemimpin daerah yang diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah dengan inovasi kepemimpinannya. 

Oleh karena ini rakyat tidak boleh menggadaikan masa depan itu hanya dengan iming-iming politik uang. Setelah kepala terpilih, rakyat tetap aktif mengawasi dan menagih janji, sehingga pemimpin tetap sadar akan mandatnya.

"Tiga syarat demokrasi bermartabat itu sesungguhnya merupakan makna yang terkandung dalam Sila Keempat Pancasila: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan"Tiga syarat demokrasi bermartabat itu sesungguhnya merupakan makna yang terkandung dalam Sila Keempat Pancasila: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan, yang tujuannya bermuara pada Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia," pungkas Jazuli.

TagsDPRD
KAB. TANGERANG
Bupati Tangerang: Pendidikan Pilar Pokok Bangsa

Bupati Tangerang: Pendidikan Pilar Pokok Bangsa

Kamis, 27 April 2017 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar mengatakan pendidikan merupakan pilar pokok bangsa dan faktor utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena menurutnya pendidikan merupakan wahana strategis untuk mempersiapkan sumber daya m

NASIONAL
ICW Kecam Keras Teror Terhadap Novel Baswedan

ICW Kecam Keras Teror Terhadap Novel Baswedan

Selasa, 11 April 2017 | 15:00

"Teror terhadap Novel harus dilihat sebagai ancaman terhadap agenda pemberantasan korupsi. Pasalnya, orang atau kelompok yang melakukan teror punya tujuan utama, yakni bagaimana supaya proses hukum atas kasus tertentu berhenti," katanya saat dihubungi Tan

BANDARA
Operasional T3 Internasional Soetta, Puluhan Konter Imigrasi dan "Autogate" Disiapkan

Operasional T3 Internasional Soetta, Puluhan Konter Imigrasi dan "Autogate" Disiapkan

Kamis, 27 April 2017 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Jelang operasional Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada 1 Mei 2017 mendatang, PT Angkasa Pura II menyiapkan puluhan konter imigrasi dan autogate di pintu keberangkatan maupun kedatangan. Hal itu dilakukan guna mengakomoda

BISNIS
Apple Bangun Pusat Riset di The Breeze BSD

Apple Bangun Pusat Riset di The Breeze BSD

Kamis, 30 Maret 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Apple membangun pusat riset di Green Office Park, BSD City, Tangerang, Banten. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari persyaratan Pemerintah yang mewajibkan untuk pemasaran iPhone di Indonesia.

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor