Connect With Us

Dengan Alat Sederhana Hamidi Ubah Sampah Jadi BBM Sintetis

Dena Perdana | Selasa, 12 Januari 2016 | 15:08

| Dibaca : 2644

Hamidi (Dena Perdana / Tangerangnews)



TANGERANG
-Hamidi,37, warga Kecamatan Benda, Kota Tangerang dengan alat sederhana berhasil mengubah sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM) sintetis. Dirinya mengaku mengawalinya dari hasil berselancar didunia maya, kemudian rasa penasaran dikala 2008 lalu itu akhirnya berhasil.


"Saya awalnya browsing-browsing saja di Google, penasaran, gimana sih cara ngubahnya. Kan ada yang sederhana, pakai kaleng, coba-coba sendiri," kata Hamidi saat ditemui di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang, Selasa (12/1/2016) siang.

Dari beberapa kali percobaan yang dilakukan, Hamidi semakin penasaran dan mencoba terus bagaimana caranya agar semua sampah plastik bisa dia ubah menjadi bahan bakar minyak sintetis.

Dalam perjalanannya, Hamidi mengakui, dirinya banyak menemui kesulitan saat mencoba, sebab dirinya tak memiliki latar belakang pendidikan maupun ilmu tentang hal-hal kimia seperti yang sering dilakukan praktisi di laboratorium. Dia hanya melakukan berbagai percobaan berbekal pengetahuan seadanya.

"Saya enggak pernah belajar soal itu. Kuliah saya dulu jurusan agama, SMA ambil (jurusan) sosial, kerja saya juga jadi housekeeping di hotel," tutur Hamidi.

Keingintahuan Hamidi tentang sampah juga sempat tidak disetujui oleh orangtuanya. Menurut ayah dan ibunya, Hamidi sudah memiliki pekerjaan yang baik di hotel yang ada Jakarta saat itu. Sedangkan untuk mencari cara mengubah sampah menjadi BBM sintetis dinilai bukan kegiatan yang menguntungkan.

Hamidi sempat kembali fokus ke pekerjaannya sebagai housekeeping hotel dan meninggalkan sejenak kegiatannya mengubah sampah. Namun, setelah melalui pertimbangan yang matang, Hamidi akhirnya memutuskan untuk benar-benar meninggalkan pekerjaannya di hotel dan fokus kembali mencari tahu cara mengubah sampah plastik menjadi BBM sintetis.

Upaya Hamidi bukannya tanpa hambatan. Selama mencari cara yang pas, cukup banyak kegagalan yang dialami, seperti minyak yang sudah selesai diolah kembali mengeras menjadi plastik, berubah menjadi bubuk, dan kendala lainnya. Tetapi, percobaan tetap dilakukan sampai pada tahun 2013, untuk pertama kalinya, Hamidi berhasil mengubah sampah plastik menjadi minyak yang memiliki nilai ekonomis.

Cara Hamidi untuk mengecek minyak hasil olahan mesin buatannya sendiri pun sederhana. Hamidi hanya membaca informasi di internet tentang bahan bakar minyak jenis bensin dan solar.

 Dari sana, minyak yang dia hasilkan dari sampah plastik dites bersamaan dengan bensin dan solar yang dibeli di pom bensin.

"Kalau ngecek bensin premium, masukkin sterofoam saja. Kalau hancur, itu premium. Kalau solar, dimasukkin sterofoam itu enggak hancur. Begitu saja ngeceknya," ujar Hamidi.

Setelah dites secara sederhana, Hamidi pun mencoba BBM tersebut sebagai bahan bakar sepeda motornya menggunakan bensin jenis premium dan mobil bermesin menggunakan bensin jenis solar. Hasilnya, sepeda motor maupun mobil diesel itu bisa jalan seperti biasanya.

Selama mencari cara mengubah sampah plastik menjadi BBM sintetis, Hamidi banyak mengubah alat atau mesinnya yang dia buat sendiri sampai saat ini. Menurut dia, alatnya itu belum sempurna, masih harus diperbaiki di beberapa bagian.

Hamidi sekarang menjadi Pekerja Harian Lepas (PHL) Pemerintah Kota Tangerang di bawah Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman (DKPP) dan diberi ruang bekerja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing. Kedepannya, ilmu dari Hamidi akan digunakan untuk pemanfaatan sampah rumah tangga di tingkat komunitas RW atau RT wilayah Kota Tangerang.

BANDARA
Kereta Bandara Soetta Ditargetkan Uji Coba November, Beroperasi 2018

Kereta Bandara Soetta Ditargetkan Uji Coba November, Beroperasi 2018

Rabu, 23 Agustus 2017 | 18:00

TANGERANGNEWS.com- VP Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (KAI) Agus Komarudin menjelaskan progres pengerjaan kereta Bandara Soekarno-Hatta sampai saat ini sudah mencapai 78 persen. Pihaknya menargetkan, setelah semua pengerjaan infrastruktur

KOTA TANGERANG
Pakai Pengawal dan Mobil Dinas, Makelar Calon Akpol Ditangkap

Pakai Pengawal dan Mobil Dinas, Makelar Calon Akpol Ditangkap

Rabu, 23 Agustus 2017 | 17:30

TANGERANGNEWS.com-NTP seorang pria yang mengaku berpangkat Kombes Pol ditangkap lantaran menjadi makelar calon Akpol dengan membawa pengawal Rabu (23/8/2017).

KAB. TANGERANG
Usai Kerja Bakti, Duda di Sukamulya Ditemukan Tewas Gantung Diri

Usai Kerja Bakti, Duda di Sukamulya Ditemukan Tewas Gantung Diri

Rabu, 23 Agustus 2017 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Warga Kampung Merak, Desa Merak, Kecamatan Sukamulya digegerkan dengan ditemukannya S, 35, yang sudah tidak bernyawa di dalam rumahnya, Rabu (23/8/2017). Pria yang berstatus duda tersebut pertama kali ditemukan oleh ibunya, P, 70, dengan

PROPERTI
Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Jumat, 28 April 2017 | 10:00

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah mahasiswa jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Pancasila Jakarta berkunjung ke salah satu proyek Sinar Mas Land yaitu Green Office Park 9 (27/4).

"Tidak adanya tindakan melahirkan keyakinan dan keberanian. Jika Anda ingin menaklukan ketakutan, jangan duduk di rumah dan memikirkannya saja. Pergilah keluar dan sibukkan diri Anda."

Dale Carnegie