Connect With Us

Cerita Creator Lobu Djoko Hartanto Tanamkan Anak Indonesia Pada Budi Pekerti

Denny Bagus Irawan | Minggu, 19 Juni 2016 | 17:15

| Dibaca : 1324

Lobu di Living Word Alam Sutera. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)



TANGERANGNews.com-Permainan anak serta cerita yang ‘sehat’ di zaman seperti saat ini susah dicari. Hal itu lah yang melatar belakangi Djoko Hartanto untuk membuat story telling yang benar-benar menghibur dan menitik beratkan kepada budi pekerti sehingga dapat membentuk karakter positif bagi anak.

“Inspirasinya melihat perkembangan zaman, saya melihat tidak mungkin kalau menggunakan boneka seperti si unyil di era saat ini, perlu kekinian juga,” ujar creator Lobu, Djoko kepada TangerangNews.com saat berada di Living World, Alam Sutera, Tangerang. Ada pun tokoh dalam cerita tersebut diambil dari binatang yang menjadi cirri khas Indonesia.

“Saya bikin biar kuat karakter Indonesianya dengan memunculkan binatang asli Indonesia,” ujarnya.



Adapun konsep story telling dibuat agar terlihat hidup dan membuat anak-anak menjadi tertarik. “Kita sengaja membuat pertunjukan dengan konsep story telling, dimana nanti ada pendongeng yang akan menceritakan alurnya. Lalu ada pemainnya yaitu karaktet binatang di Hutan Lobu. Nah, di sini anak-anak akan kita buat ikut dalam cerita yang dimainkan,” ujarnya.

Pertunjukan Lobu di Living World itu akan berlangsung sampai 26 Juni nanti. Setelah itu Hutan Lobu akan menemui penggemarnnya kembali di Living World pada 2,3, 9 dan 20 Juli mendatang.

Deputy Chief Public Relations Living World, Vennisia mengatakan selain menghadirkan Hutan Lobu, Living World juga menghadirkan berbagai kegiatan yang dikemas dalam tema Generosity of Ramadan seperti Kompetisi Tari Saman, Miss Hijab Competition, Talkshow dan Fashion Show bersama komunitas Hijabers, Kids Ramadan Workshop dan Costume Competition, Arabian Music dan Sufi Dance Performance, Rampak Beduk, Marawis dan masih banyak lagi.

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

TOKOH
SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

Rabu, 26 April 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com- Disela kesibukanya dalam mengemban amanah sebagai anggota Polri. Ipda Edy Arianto tanpa henti tetap memperhatikan kebersihan lingkungan yang ada di sekitarnya.

TEKNO
Oppo R11 & R11 Plus Ini Bedanya

Oppo R11 & R11 Plus Ini Bedanya

Minggu, 11 Juni 2017 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Oppo kembali mempamerkan produk terbarunya, yakni Oppo R11 dan R11 Plus. Bedanya, hanya ukuran layar, RAM serta baterai.

PROPERTI
Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Jumat, 28 April 2017 | 10:00

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah mahasiswa jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Pancasila Jakarta berkunjung ke salah satu proyek Sinar Mas Land yaitu Green Office Park 9 (27/4).

"Dalam diri kita terdapat kekuatan, tetapi rahasia kesuksesan adalah dengan menggunakan kekuatan dan bakat kita dan bersiap-siap menyambut ketika kesempatan datang."

Walter Matthews