Connect With Us

Hary Tanoe Tutup Global Forum for Media Development

Denny Bagus Irawan | Rabu, 21 September 2016 | 21:00

| Dibaca : 489

Hary Tanoe Tutup Global Forum for Media Development (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo menjadi narasumber penting di Jakarta World Forum merupakan rangkaian acara yang diadakan oleh Global Forum for Media Development (GFMD) yang berlangsung di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (21/09/2016).  

Kehadirian pengusaha media tersukses di Indonesia itu sekaligus menutup acara yang dihadiri 100 lebih puluhan wartawan, akademisi, dan praktisi dari 62 negara di dunia.  

Hary Tanoe pun membeberkan seluruh pengalaman suksesnya hingga bisa seperti saat ini. Menurut dia, 27 tahun yang lalu setelah dirinya menyelesaikan sekolah  dan mendapatkan gelar master. Hary Tanoe mulai dengan usaha kecil dengan modal 5000 U$D. “Saya tinggal di Surabaya, lalu pindah ke Jakarta tahun 1990, bersama anak dan istri saya. Saya juga bekerja sebagai seorang pengajar, selain sebagai seorang enterpreneur. Saya juga aktif di olahraga. Saya juga seorang ketua umum sebuah partai politik (perindo),” ujarnya.  

Dirinya menyatakan, usahanya dibidang media pertama kali dimulai dari RCTI, sebelum akhirnya dia ubah menjadi MNC group.

“Karena saya percaya masyarakat tidak akan cukup mendapatkan informasi maupun hiburan dengan satu saluran televisi saja. Setelah 14 tahun, kami sudah punya empat stasiun televisi nasional, tiga fokus di hiburan, satu fokus di news dan sport dengan segmen pasar bawah hingga atas,” bebernya.

MNC group mulai merambah media cetak dan radio sejak 2005 lalu. “Sekarang ini kami tengah bergelut untuk meningkatkan media bisnis digital,” ujarnya.

Dahulu, kata Hary, dia memang sempat meragukan dunia digital bisa menjadi besar. Namun, dunia sekarang sudah beralih ke persaingan digital. “Apple, Google, dan Microsoft adalah tiga perusahaan digital terbesar yang menjadi acuan bisnis digital dunia. Online shopping dan online travel juga sudah mulai besar,” terangnya.

“Inilah yang ingin saya kembangkan lewat MNC. Lewat media platform yang kami punya, kami ingin membuat MNC group menjadi media digital yang terintegrasi hingga ke seluruh pelosok seperti saat ini,” ujarnya.

Ketua GFMD Leon Willems menyatakan takjub dengan apa yang telah diraih MNC group dibawah CEO Hary Tanoe. “Kami telah banyak mendengar tentang Pak Hary Tanoe, saya kagum dengan usaha beliau,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Jakarta World Forum 2016 diselenggarakan tiga hari, mulai dari hari ini hingga Kamis (22/9/2016). Bentuk kegiatan yang diselenggarakan berupa seminar dan diskusi oleh para pelaku dunia media yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.

Setiap sesi dalam seminar dan diskusi secara garis besar membahas seputar posisi media saat ini dan sikap yang harus diambil dalam rangka menghadapi tantangan ke depannya.

Leon Willems juga mengungkapkan bahwa media sedang dilanda ketakutan dalam menghadapi tantangan yang ditawarkan oleh keadaan saat ini dan masa yang akan datang. Ketakutan tersebut terjadi karena jurnalis dipandang sebagai profesi yang akan ‘mati’.

 

BANTEN
Libatkan PNS di Pilkada Banten, Tim Saber Tangkap 2 Pelaku Pembagi Mie Instan

Libatkan PNS di Pilkada Banten, Tim Saber Tangkap 2 Pelaku Pembagi Mie Instan

Kamis, 23 Februari 2017 | 00:00

TANGERANGNews.com-Tim Saber Politik Uang Bawaslu Banten menangkap dua pelaku pembagi mie instan berstiker cagub-cawagub Banten Wahidin Halim – Andika Hazrumy. Kedua diketahui, bernama Rizal dan Dayat. Pelaku ditangkap di tempat berbeda, yakni di Bogor,

KOTA TANGERANG
Panwaslu Kota Tangerang Batal Umumkan Laporan Kecurangan

Panwaslu Kota Tangerang Batal Umumkan Laporan Kecurangan

Kamis, 23 Februari 2017 | 21:00

TANGERANGNews.com-Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Tangerang belum bisa mengeluarkan rekomendasi atas laporan dugaan kecurangan Pilgub Banten dari Paslon nomor urut 2 Rano Karno-Embay Mulya Syarief.

OPINI
Pentingnya Proteksi Pertanian Kabupaten Tangerang

Pentingnya Proteksi Pertanian Kabupaten Tangerang

Minggu, 12 Februari 2017 | 16:00

Dampak Konversi Lahan Pertanian Konversi lahan pertanian pada umumnya berdampak sangat besar pada bidang sosial dan ekonomi. Hal tersebut dapat terlihat salah satunya dari berubahnya fungsi lahan. Konversi lahan juga berdampak pada menurunnya porsi dan pe

BANDARA
 351 Kg Ganja dan 3.147 Ekstasi Dimusnahkan di Bandara Soetta

351 Kg Ganja dan 3.147 Ekstasi Dimusnahkan di Bandara Soetta

Selasa, 21 Februari 2017 | 19:00

TANGERANGNews.com-Sebanyak 351 Kg ganja dan 3.147 ekstasi dimusnahkan Direktorat Narkoba Mabes Polri, Selasa (21/2/2017)di Garbage Plant Bandara Soekarnp Hatta.

"KEBAHAGIAAN TIDAK BERASAL DARI MEMILIKI, MENGUASAI, ATAU BAHKAN MENINGGALKAN HARTA BENDA, KARNA IA BERASAL DARI MANFAAT HARTA BENDA KITA BAGI SESAMA MANUSIA "

#Unstoppable