Connect With Us

Peringati Hari Pahlawan, Bupati Tangerang Berkarya untuk Negara

Advertorial | Jumat, 11 November 2016 | 16:00

| Dibaca : 755

Ahmed Zaki Iskandar (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengingkatkan seluruh warga di Tangerang untuk tidak bercerai berai, terutama untuk anak muda. Masyarakat harus bersatu padu membangun Negara dengan dimulai dari hal yang terkecil.

 

Sebagai bangsa yang besar, masyarakat harus menghargai jasa para pahlawannya. Hal itu diutarakan Ahmed Zaki Iskandar saat menggelar upacara peringatan hari Pahlawan 10 November di Lapangan Maulana Yudhanegara Puspemkab Tangerang, Kamis, (10/11/16).

 

 

Peringatan Hari Pahlawan diharapkan pula dapat lebih membangkitkan semangat kebangsaan, menumbuh-kembangkan Nilai-nilai Kepahlawanan serta meningkatkan kecintaan kepada tanah air kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya generasi muda di Kabupaten Tangerang.

 

“Anak muda harus mengerti sejarah bangsa. Negara ini bisa seperti ini dan kita semua bisa menghirup udara sebebas-bebasnya, karena perjuangan mereka, para pahlawan. Para pahlawan itu berkorban tenaga, raga bahkan jiwa,” kata Zaki.

 

Peringatan tersebut didasarkan pada peristiwa "Pertempuran 10 November 1945" di Surabaya, sebagai pertempuran pertama dan terbesar antara pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, dengan memakan korban jiwa yang sangat besar.

 

"Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini, Selamat Hari Pahlawan Tahun 2016," ungkap Zaki.

 

Letkol Infanteri Achirudin selaku Komandan Kodim 05/06 Tangerang mengungkapkan masyarakat harus mampu menggali apinya, bukan abu dari pahlawan.

 

Dengan meminjam ungkapan Bung Karno, semangat kepahlawanan itu adalah semangat rela berjuang, berjuang mati-matian dengan penuh idealisme dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi.

 

Semangat Kepahlawanan adalah semangat persatuan, persatuan yang bulat-mutlak dengan tiada mengecualikan sesuatu golongan dan lapisan. Semangat Kepahlawanan adalah semangat membentuk dan membangun negara.

 

"Melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016 yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.

KOTA TANGERANG
187 Gram Ganja Diamankan dari Empat Pengedar

187 Gram Ganja Diamankan dari Empat Pengedar

Rabu, 26 April 2017 | 18:00

TANGERANGNEWS.comEmpat komplotan pengedar ganja di wilayah Tangerang yakni Adha Triana, Asep Jaluli, Agus dan Rohman Alias Oman, dibekuk aparat Poles Metro Tangerang Kota. Dari tangan pelaku diamankan barang bukti ganja dengan total berat 187,3 gram.

TOKOH
SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

Rabu, 26 April 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com- Disela kesibukanya dalam mengemban amanah sebagai anggota Polri. Ipda Edy Arianto tanpa henti tetap memperhatikan kebersihan lingkungan yang ada di sekitarnya.

TEKNO
10 Langkah Mudah Menghadapi Kejahatan Siber

10 Langkah Mudah Menghadapi Kejahatan Siber

Kamis, 6 April 2017 | 14:00

Internet telah mengubah gaya hidup kita, mulai dari cara menyelesaikan pekerjaan, berkomunikasi, melakukan aktivitas sosial, berbelanja, mencari hiburan semua berubah berkat keberadaan internet. Dengan segala kelebihannya yang membuat hidup terasa menjadi

NASIONAL
ICW Kecam Keras Teror Terhadap Novel Baswedan

ICW Kecam Keras Teror Terhadap Novel Baswedan

Selasa, 11 April 2017 | 15:00

"Teror terhadap Novel harus dilihat sebagai ancaman terhadap agenda pemberantasan korupsi. Pasalnya, orang atau kelompok yang melakukan teror punya tujuan utama, yakni bagaimana supaya proses hukum atas kasus tertentu berhenti," katanya saat dihubungi Tan

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor