Connect With Us

Mengenal Lebih dalam Mayjen TNI (Purn) TB Hasanudin

Denny Bagus Irawan | Minggu, 22 Januari 2017 | 05:00

| Dibaca : 6235

Mengenal Lebih Dalam Mayjen TNI (Purn) TB Hasanudin (@tangerangnews 2017 / Raden Bagoes Irawan)

 

 

TANGERANGNews.com-Di sela-sela kesibukannya sebagai Ketua Tim Pemenangan Internal PDI Perjuangan untuk pasangan Rano-Embay, Mayjen TNI (Pur) Tubagus Hasanudin selalu menyempatkan waktu untuk beranjangsana mengunjungi sejumlah kyai dan ulama yang ada di Banten.

TB--sapaan akrab Tubagus Hasanudin--juga acap menziarahi makam para tokoh panutan untuk mengambil pelajaran dari kehidupan dan pengabdian para pendahulu. 

 

Sayangnya, TB Hasanudin memilih irit bicara soal kunjungan itu dengan alasan menghindari riya. TB memang diketahui kerap melakukan kunjungan itu diam-diam.

 

Diakui Tubagus Hasanudin, sejak kecil ia tumbuh dan berkembang dalam kultur relijius yang kuat. Hal inilah yang membentuk kepribadiannya hari ini yang selalu menempatkan kyai dan ulama sebagai sosok sentral yang harus selalu dihormati. 

 

"Sulit bagi saya meninggalkan segala yang pernah ditanamkan sejak kecil dalam hidup saya. Ulama dan kyai menjadi sangat penting hadir di tengah-tengah kita sebagai sumber pengetahuan. Jangan lupa, salah satu musibah besar bagi umat Islam itu adalah wafatnya seorang ulama," tegas TB Hasanudin.

 

TB Hasanudin yang kini aktif sebagai fungsionaris PDI Perjuangan juga dipercaya sebagai Ketua Tim Pemenangan Internal PDI Perjuangan untuk pemenangan pasangan Rano-Embay di pilkada 2017. Ia mengaku bergabung ke PDI Perjuangan karena terinspirasi oleh semangat juang Bung Karno. 

 

"Bung Karno adalah seorang relijius yang mengawali pengendapan gagasan-gagasan besarnya sebagai seorang muslim. Islam adalah inspirasi utama bagi Bung Karno. Itu pula yang membuat saya bergabung bersama PDI Perjuangan. Tidak ada tempat bagi mereka yang Anti Tuhan dan Anti Agama di PDI Perjuangan," tegas TB Hasanudin.

 

Akhlaqul Karimah Jangan Sekadar Jargon

 

Sementara itu, masih di kesempatan yang sama saat dikonfirmasi soal pernyataan Wahidin Halim yang menyebut adanya ancaman kebangkitan PKI dalam pilkada Banten, TB Hasanudin menolak berkomentar. Ia hanya berujar, "Calon pemimpin itu otaknya tak boleh dangkal. Calon pemimpin itu emosinya tidak boleh labil. Calon pemimpin itu pikirannya harus waras. Calon pemimpin tak semestinya gemar berbohong." 

 

TB tak menjelaskan lebih lanjut kepada siapa pernyataan itu ditujukan. Ia hanya menekankan seorang calon pemimpin yang gemar menyebar _hoax_ atau kabar palsu tak ubahnya dengan penabur fitnah.

 

TB Hasanudin yang sejak lama dikenal sebagai jenderal antikomunis kemudian mengingatkan kembali TAP MPRS RI dan peraturan perundangan yang melarang penyebaran ajaran komunis di Indonesia karena bertentangan dengan Pancasila. Karena itu ia berpendapat mereka yang menyebarkan paham komunis bisa dipidanakan. 

 

Namun TB juga mengajak semua pihak belajar dari era tahun 70-an. Pada masa itu isu kebangkitan komunis justru muncul dan sengaja disuarakan oleh penganut komunis sendiri untuk melakukan semacam uji penerimaan di tengah masyarakat. "Yang bilang komunis mau bangkit lagi biasanya justru dilontarkan oleh mereka yang diam-diam berpaham komunis dan gemar menghalalkan segala cara untuk merebut kekuasaan," tegasnya.

 

 

WISATA
Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Sabtu, 13 Juni 2020 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Di tengah hiruk pikuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata terdapat ruang terbuka hijau yang menjadi tempat favorit

NASIONAL
Viral, Mobil Wapres Isi Bahan Bakar dengan Jeriken

Viral, Mobil Wapres Isi Bahan Bakar dengan Jeriken

Sabtu, 11 Juli 2020 | 16:37

TANGERANGNEWS.com-Dunia maya (media sosial) diramaikan oleh

AYO! TANGERANG CERDAS
Ayah & Bunda, Tanamkan Sikap Kritis kepada Buah Hati Sejak Dini

Ayah & Bunda, Tanamkan Sikap Kritis kepada Buah Hati Sejak Dini

Sabtu, 4 Juli 2020 | 13:11

TANGERANGNEWS.com-Fase perkembangan anak membutuhkan pendampingan intens dari orang dewasa. Kemudahan mengakses internet membuat

KOTA TANGERANG
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi 

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi 

Minggu, 12 Juli 2020 | 18:51

TANGERANGNEWS.com-Penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di Tangerang Raya (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan) yang berakhir pada Minggu (12/7.2020), akhirnya diperpanjang lagi. PSBB

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi