Connect With Us

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan H Dadang Sofyan

| Kamis, 10 Desember 2009 | 11:35

| Dibaca : 1842000

Kepala BKD Tangsel Dadang Sofyan. (tangerangnews / tangerangnews/dira)


 
Sosok pria yang murah senyum ini rupanya sudah menanti berbagai masukan tentang adanya praktek ilegal oleh oknum yang kerap mengatasnamakan dirinya. Pada hari anti korupsi ini, pria yang memiliki nama lengkap H Dadang Sofyan itu mengaku, siap memimpin Dinas Pendidikan yang bersih dan amanah.
 
“Tolong kasih informasi ke saya, bilamana ada praktek-praktek korupsi, baik bantuan ke sekolah maupun ke siswa,” ujar Dadang serius saat ditemui TangerangNews di gedung Puspem Kota Tangerang Selatan. Kalau bisa, kata dia, berikan data yang akurat dan laporkan nama-nama “pemain” di Dinas ini.
 
Sebab, kata dia, dirinya telah diberikan amanah oleh pimpinan untuk memajukan dunia pendidikan di kota tersebut.”Saya tak akan sia-siakan kepercayaan ini. Hayu kita sama-sama berantas korupsi,” ujarnya..   Cita-cita Dadang, di Kota Tangerang Selatan ini adalah menjadikan Kota Tangerang Selatan sebagai kota berpendidikan. Untuk itu wajar jika dirinya selalu mengantisipasi kepada bawahannya agar tidak melakukan praktek korupsi!. (dira)  
 
   

KOTA TANGERANG
Mantab, Kota Tangerang Raih Piala Adipura Lagi

Mantab, Kota Tangerang Raih Piala Adipura Lagi

Jumat, 22 Juli 2016 | 20:39

Wapres ditemani Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, menyerahkan langsung penghargaan Adipura Kirana kepada Wali Kota Arief R. Wismansyah.

WISATA
Sambut Lebaran, Jakarta Fair Gelar 'Crazy Sale'

Sambut Lebaran, Jakarta Fair Gelar 'Crazy Sale'

Selasa, 21 Juni 2016 | 15:33

TANGERANGNews.com - Menyambut hari raya Lebaran, banyak kebutuhan yang harus dipersiapkan. Jakarta Fair Kemayoran 2016 bisa menjadi salah satu tempat untuk berbelanja kebutuhan hari raya dengan berbagai diskon serta harga yang murah.

TEKNO
 Apa Salah Pokemon Go Hingga Akan Diblokir?

Apa Salah Pokemon Go Hingga Akan Diblokir?

Senin, 18 Juli 2016 | 13:00

Jika pertanyaan itu disampaikan kepada pengamat keamanan cyber, Pratama Persadha, jawabannya adalah tidak. Karena menurutnya, tidak ada hal yang membuat Pokemon Go harus diblokir. Baik di UU ITE maupun Peraturan Menteri. Jadi tidak ada regulasi yang dilan

"Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir."

W.A. Nance